oleh

Jenazah Oktovianus Dievakuasi ke Timika Hari Ini

TIMIKA – Jenazah Oktovianus Rayo, seorang tenaga pendidik atau guru yang meninggal akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kamis (8/4) lalu di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak rencananya akan dievakuasi pada Sabtu (10/4) hari ini ke Timika.

Hal itu disampaikan Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, SSos yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/4) kemarin. Kapolres mengatakan direncanakan jenazah korban penembakan akan dievakuasi bersama keluarganya ke Timika.

“Jenazah masih di Beoga. Kalau cuaca bagus rencananya besok (hari ini, red) akan kita evakuasi ke Timika bersama istri dan keluarganya. Kita masih upayakan untuk hari ini (kemarin) tapi karena cuaca tidak mendukung makanya mudah-mudahan besok bisa kita evakuasi,” ujarnya.

Kompol Punia menjelaskan bahwa saat kejadian penembakan terhadap korban, istri dan tetangga korban sempat dilaporkan hilang. Namun setelah satu jam kemudian mereka ditemukan dalam kondisi selamat semuanya.

“Korban ditembak di kiosnya, setelah itu jenazah dievakuasi oleh pendeta dan masyarakat ke Puskesmas. Namun saat itu istri korban dan beberapa tetangga yang karena takut mereka melarikan diri untuk bersembunyi, tapi tidak sampai satu jam ditemukan selamat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga Kapolres mengatakan pihaknya sangat menyayangkan peristiwa itu, dimana korban merupakan seorang guru yang tugasnya mencerdaskan generasi penerus Bangsa.

“Perbuatan itu sangat tidak terpujilah. Guru yang merupakan pahlawan tanpa jasa yang mendidik anak-anak bisa menjadi korban penganiayaan. Perbuatan itu merupakan perbuatan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kami dari TNI dan Polri akan terus melakukan penegakan hukum untuk para pelaku itu,” tegas Kompol Punia.

Diketahui bahwa Oktovianus Rayo (43), Kamis (8/4) sekitar pukul 09.30 WIT meninggal dunia di Kabupaten Puncak. Korban meninggal akibat ditembak oleh KKB di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Dimana kronologis kejadian bermula ketika korban yang pada saat itu sementara berada di rumahnya sambil menjaga kios.

Kemudian datanglah KKB dengan membawa senjata laras pendek dan langsung melakukan penembakan terhadap korban sebanyak dua kali, yang mengenai rusuk kanan dan tembus sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.(tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *