oleh

Sambut Ramadan 1442 H, MUI Keluarkan Arahan

TIMIKA – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1442H/2021M dalam Situasi pandemi Covid-19, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika memberikan arahan kepada seluruh umat Muslim. Ketua MUI, Ustadz H M Amin AR, SAg, Jumat (9/4) menyebutkan jika umat Muslim diharapkan dapat dengan senantiasa bertawakkal dan memohon taufik kepada Allah SWT.

Beberapa tausiyah yang diungkapkan oleh Ustadz Amin yakni umat Islam Kabupaten Mimika hendaknya menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, keikhlasan dan mendekatkan diri (taqorrub) kepada Allah SWT.

Dengan menjaga salat tarwih dan salat sunat lainnya di Masjid terdekat dengannya, Tadarrus Al-quran serta berdoa kepada Allah SWT. Agar wabah Covid-19  segera dihilangkan dari negeri Indonesia umumnya dan Kabupaten Mimika khususnya.

Selain ini, MUI mengajak umat Islam Kabupaten Mimika untuk berperan secara aktif mematuhi protokol kesehatan dengan 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak) agar bisa  memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tempat masing- masing.

Sementara itu, kepada Masjid Agung Babussalam, Masjid Besar Al-Furqan, Masjid Jami’ Al-Azhar hendaknya dapat menjadi contoh pelaksanaan dan pengaturan ibadah dalam situasi pandemi Covid – 19 yang sesuai petunjuk pemerintah dan fatwa MUI serta Tausiah MUI Kabupaten Mimika.

Ditambahkannya, dalam rangka ikut mengatasi atau meringankan beban berat ekonomi umat Islam Kabupaten Mimika sebagai dampak dari pandemi Covid- 19 maka BAZNAS, LAZ YMM, BMH, GRIYA ZAKAT ASSALAM, LAZISNU, LAZISMU di Kabupaten Mimika hendaknya meningkatkan perannya dalam menghimpun dan mentasharufkan harta zakat (harta & fitrah), infak dan sedekah. Penghimpunan zakat baik zakat harta maupun fitra dilakukan di awal Ramadan, agar segera didistribusikan kepada mustahik khususnya yg berdampak Covid-19.

MUI juga mengajak umat Islam untuk meningkatkan solidaritas dan saling membantu antar sesama,  khususnya antar tetangga di daerah sekitar, baik dalam hal menjaga kesehatan bersama, memutus penyebaran Covid-19, saling menjaga keamanan dan ketertiban, serta saling membantu biaya hidup (ta’awun).(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *