oleh

Dewan Kaget, Rp 147 Miliar untuk Biayai Honorer

TIMIKA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika kedengarannya memang sangat besar. Tapi tidak semua anggaran itu dialokasikan untuk membiayai pembangunan, sebab ada juga untuk belanja pegawai.

Dalam APBD Tahun 2021, belanja pegawai Pemda Mimika mencapai Rp 1,2 triliun. Itu sudah termasuk biaya untuk honorer baik itu gaji, uang makan dan insentif yang nilainya mencapai Rp 147 miliar selama setahun.

Mendengar nilai itu anggota DPRD Mimika dalam hal ini Komisi C yang melakukan kunjungan kerja ke Bappeda, Rabu (14/4) kemarin merasa sangat kaget. Wakil Ketua Komisi C, Saleh Alhamid menilai jumlah itu sangat tidak wajar dan membebani APBD. Sementara ada banyak honorer yang tidak jelas pekerjaannya apa.

Kepala Bappeda Mimika, Ir Yohana Paliling, MSi mengungkapkan jumlah honorer di Mimika hampir menyamai jumlah ASN Pemda Mimika. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga sudah menjadikan hal ini sebagai salah satu catatan yang harus ditindaklanjuti oleh Pemda Mimika.

Pemda lanjutnya sebenarnya sudah berupaya untuk melakukan rasionalisasi jumlah honorer. Tapi dilema karena adanya pro dan kontra. Makanya Bupati sedang mengusulkan pengangkatan honorer menjadi CPNS ke pemerintah pusat diluar dari kuota yang sudah diberikan ke provinsi sebanyak 20 ribu. “Bapak Bupati sudah meminta tambahan kuota CPNS ke pusat,” ungkap Yohana.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *