oleh

Pemerintah Perlu Dukung Penuh Pengembangan SMK

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika diharapkan dapat mendukung keberadaan SMK yang terus berkembang di Timika. Dengan program keahlian yang menciptakan lulusannya siap bekerja, maka pemerintah diharapkan dapat melihat keberadaan SMK di Timika, salah satunya SMK Filadelfia.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua II DPRD, Yohanis Felix Helyanan, Kamis (15/4) di sela-sela kunjungannya ke SMK Filadelfia. Ia menyebutkan siswa-siswi yang dibina di SMK adalah generasi yang siap pakai dan terjun di dunia kerja dan dunia industri.

“Keberadaan SMK Filadelfia ini perlu didukung, seperti kerja sama dengan mengambil produk yang dihasilkan sekolah ini, saya memberikan apresiasi yang luar biasa,” jelasnya.

Dari peralatan baking yang digunakan oleh SMK Filadelfia ini sebutnya, sangat maksimal karena ini adalah investasi yang sangat mahal ke depanya. Peralatan pendukung di SMK Filadelfia ini sebutnya, sangat luar biasa dan ia berharap sekolah dapat terus berkembang.

Kepala SMK Filadelfia, Jusuf Aners Felubun mengatakan SMK Filadelfia yang merupakan sekolah swasta yang lahir pada tahun 2011. Di 10 tahun perjalanannya, diterapkan hanya satu program keahlian yakni tata boga. Di Tahun 2021 diberikan ijin oleh Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Papua untuk mengembangan satu jurusan lagi yakni jurusan hotel dan restoran.

Dengan jumlah siswa sebanyak 102 orang, untuk jurusan tata boga, kompetensi keahlianya mengarah kepada tiga keahlian yakni kuliner, pastry dan restoran service. Lulusanya sendiri otomatis diberikan kebebasan untuk memilih passion mereka dari tiga keahlian tersebut.

Keberadaan siswa-siswi di SMK Filadelfia ini sebutnya bisa diuji sebab sekolah telah memberikan kompetensi mereka soal bidang kuliner baik dari sisi gizi maupun tata boga. Jadi, tidak hanya tesktur saja yang bagus, namun juga dari sisi kesehatan di kedepankan.

Dari kompetensi inilah sebutnya, sekolah telah mengembangkan bisnis kuliner khusus aneka kue dan roti. Dengan omzet mencapai Rp 18-23 juta per bulan, anggaran inilah yang digunakan untuk membeli bahan praktek dan bahan roti serta konsumsi bagi guru dan siswa-siswi, pembayaran listrik dan kebutuhan lainnya di sekolah.

Keberadaan SMK Filadelfia ini tambah Jusuf diharapkan bisa terus didukung oleh pemerintah. Walaupun tidak berharap besar kepada pemerintah daerah, namun sekolah tetap berharap daerah bisa menghargai produk mereka seperti setiap produk sekolah ini baik roti, kue maupun nasi kotak dan prasmanan bisa diambil untuk memenuhi konsumsi pada kegiatan-kegiatan pemerintahan.

“Kami cukup minta kerja sama dengan kami, itu sangat membantu kreatifitas anak-anak kami,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *