oleh

150 Sudah Aktif, Sisa 130 ASN Mangkir yang Bakal Dipanggil

TIMIKA – Peringatan Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE MH terhadap 280 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mangkir mulai direspon. Pasalnya ancaman pemecatan akan diberikan jika tidak masuk kerja. Meski belum semua tapi setidaknya sudah ada 150 ASN yang melapor dan kini sudah kembali bekerja.

Tapi dari 280 yang masuk dalam daftar, ternyata masih ada 130 orang ASN yang belum melapor ke pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tempat bernaung. Mulai besok, tim penegakan disiplin akan melayangkan surat panggilan pertama sebagai tahapan penindakan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael Gomar, SSTP MSi kepada wartawan di kantor Bappeda, Jumat (16/4) lalu mengatakan tim penegakan disiplin yang sudah dibentuk akan mengirim surat panggilan pertama dengan jangka waktu selama seminggu. Jika belum ada respon maka selanjutnya surat panggilan kedua hingga ketiga.

Data awal, ada 280 ASN yang mangkir baik yang ditugaskan di distrik, OPD termasuk tenaga guru dan kesehatan. Tapi setelah adanya teguran maka satu per satu mulai aktif dan tersisa 130 orang yang tidak melapor ke pimpinan OPD. “Saat kita melakukan verifikasi data dengan pimpinan OPD maka data terakhir sekitar 130 orang yang belum aktif,” ungkapnya.

Penanganan ASN mangkir ini sudah dilimpahkan ke tim penegakan displin ASN. Panggilan pertama untuk memberi kesempatan kepada ASN bersangkutan untuk mengklarifikasi alasan. Tim akan menyiapkan berita acara dan memberi surat pernyataan kepada ASN apakah ingin tetap melaksanakan tugas di Mimika atau ada kendala lain.

Gomar memastikan, 130 ASN yang mangkir ini tanpa keterangan yang jelas. Dengan pelanggaran yang dilakukan harusnya bisa langsung diberi sanksi tapi Bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian masih memberi kebijakan lagi dan memberi kesempatan untuk klarifikasi.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *