oleh

Pegawai Distanbun dan Radar Timika Tuntas Vaksinasi Covid-19

TIMIKA – Berselang 21 hari setelah vaksinasi dosis pertama pada 27 Maret 2021 lalu, pegawai Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Hortikultura bersama kru SKH Radar Timika akhirnya bisa menuntaskan vaksinasi Covid-19 setelah mendapatkan dosis kedua pada Sabtu (17/4) lalu.

Vaksinasi bagi pelayan publik dari dua instansi tersebut dilakukan di kantor Distanbun yang dilayani oleh Puskesmas Wania. Dari Distanbun ada 64 orang pegawai yang divaksin. Sementara kru Radar Timika sebanyak 18 orang.

Vaksinasi dosis kedua yang digelar di kantor Distanbun itu merupakan salah satu titik pelaksanaan vaksinasi yang digelar serentak. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Mimika, Lenni Silas pada Jumat (16/4) lalu mengatakan bahwa pemberian dosis kedua memang agak terlambat karena keterlambatan distribusi vaksin dari provinsi.

Namun ia menegaskan bahwa keterlambatan itu tidak mempengaruhi efektifitas dan efikasi vaksin karena berdasarkan hasil uji klinis dan aturan terbaru pemberian vaksin dosis pertama dan dosis kedua dilakukan dalam interval 28 hari. Sementara vaksinasi dosis kedua bagi pelayan publik masih dalam rentang 21 hari.

Meski sudah menuntaskan vaksinasi Covid-19, penerima vaksin diwajibkan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Bahkan sertifikat vaksin juga belum bisa digunakan sebagai syarat untuk melakukan perjalanan dinas.

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Hortikultura, Dewi Ratih mengatakan sesuai instruksi dari pimpinan seluruh pegawai diminta mengikuti vaksinasi. Pasalnya pegawai Distanbun sering berinteraksi dengan masyarakat lebih khusus petani. Sehingga untuk memberi perlindungan kepada masyarakat maka pegawai dipastikan bisa terlindungi dengan vaksin.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *