oleh

Pemda Mimika Belum Buat Keputusan Soal Mudik

TIMIKA – Untuk menekan penularan Covid-19, Presiden Joko Widodo hingga Pemerintah Provinsi Papua sudah mengambil sikap dengan melarang warga untuk mudik. Kebijakan ini belum disampaikan hingga ke daerah, sehingga Pemda Kabupaten Mimika belum mengambil keputusan.

Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Johannes Rettob, SSos MM yang ditemui di Bobaigo Keuskupan Timika, Senin (19/4) kemarin mengatakan pada prinsipnya Pemprov Papua mengambil kebijakan itu untuk menjaga pelaksanaan PON dan Pesparawi. Sebab dikhawatirkan, warga yang mudik bisa menjadi penyebab melonjaknya kasus Covid-19.

Wabup Rettob menyatakan belum ada surat resmi atau surat edaran yang disampaikan oleh Pemprov Papua kepada semua kabupaten/kota termasuk untuk Kabupaten Mimika. Hanya saja Pemda Mimika akan berupaya untuk mengatur hal ini secara baik. Tidak dipungkiri sudah banyak orang yang mulai mudik. “Kemudian kita tidak bisa kendalikan. Kita tidak tahu, dia mudik kah, dia pergi berobat kah kan kita tidak tahu,” jelasnya.

Jadi sebelum adanya surat resmi dari Pemprov maka Pemda Mimika juga belum mengambil sikap. Secara pribadi Wabup Rettob menyatakan pelarangan mudik tidak dipaksakan. Tapi sebaiknya semua pihak bisa mencari cara untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19 sebagai dampak mudik, salah satunya dengan memperketat kembali aturan perjalanan seperti pada awal pandemi.

Meski demikian lanjut Wabup, khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah ada surat resmi dari Menpan RB yang melarang ASN untuk mudik. “Apabila ada ASN yang mudik, itu sudah ada edaran dilarang disertai sanksi. Tapi untuk masyarakat umum belum,” tandasnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *