oleh

Perkara Narkotika, JPU Tuntut Terdakwa 6 Tahun

TIMIKA – Pengadilan Negeri Klas II Kota Timika melanjutkan kembali sidang perkara narkotika yang dalam perkara bernomor 30/Pid.Sus/2021/PN Tim melibatkan terdakwa berinisial BA. Dalam sidang yang digelar secara online pada Selasa (20/4) itu, majelis hakim terdiri dari Sarmaida ER Lumban Tobing, Muhammad Irsyad Rasydi dan Riyan Ardi Pratama.

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Mimika, Ico Andreas Hatorangan Sagala, dalam tuntutan menilai terdakwa BA bersalah dan melanggar Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana terhadap BA dengan pidana penjara selama 6 tahun dikurangi masa penangkapan dan penahanan, yang telah dijalani oleh terdakwa dan denda Rp 1 miliar, subsidiair enam bulan penjara dengan perintah tetap ditahan,” ujarnya.

Perkara ini bermula pada 14 Januari 2021 sekitar jam setengah tiga sore saat orang berinisial L bertanya kepadanya untuk membeli sabu. L bermaksud memesan sabu melalui terdakwa seberat 1 gram. Menanggapi permintaan L, BA kemudian memesan narkotika kepada FR dengan nilai Rp 2,2 Juta.

Setelahnya, kepada L, BA menyatakan bahwa harga Sabu seberat 1 Gram yang diminta itu senilai Rp 2,7 Juta. Usai menerima uang dari L, BA kemudian menuju ATM dan mentransfer uang kepada FR. BA juga sempat mengambil narkotika pesananannya itu, di tempat yang telah disetujui dengan FR yang kemudian menyerahkannya ke L.

Sebelumnya, dalam perkara itu, barang bukti yang diamankan dengan terdakwa berupa satu buah kaca pirex berisi serbuk narkotika jenis sabu dengan berat 0,02 gram dan handphone Samsung A01 serta uang tunai Rp 500 Ribu. Sidang ini sendiri rencananya akan dilanjutkan Selasa pekan depan dengan agenda putusan. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *