oleh

Relawan Demokrasi Ditantang Ajak Masyarakat Mencoblos

TIMIKA – Puluhan calon Relawan Demokrasi KPU mengikuti tes wawancara. Rencananya, KPU Mimika akan memilih sekitar 55 orang sebagai relawan demokrasi di Kabupaten Mimika. Hal ini sesuai arahan dari KPU RI untuk mensosialisaikan agar pemilih, khususnya di Kabupaten Mimika tidak menjadi Golongan Putih (Golput) atau tidak mencoblos.

Kepala Sub Bagian Divisi Teknis KPU Mimika, Roni Toisuta mengatakan, relawan demokrasi dibentuk sebagai perpanjangan tangan dari KPU untuk menyampaikan informasi ke masyarakat berkaitan dengan Pemilu sampai di hari pemilihan.

“Mereka membantu kita dalam memunculkan rasa ingin memilih masyarakat. Atau bisa dikatakan mereka membantu kami agar masyarakat dapat menyalurkan haknya,” kata Roni.

Relawan tersebut juga dipastikan Roni akan membantu masyarakat dalam menjelaskan, jalur mana saja yang ditempuh apabila yang calon pemilih ingin menyalurkan hak suaranya namun belum mengetahui alur maupun kelengkapan yang diperlukan. Bahkan relawan juga akan mengingatkan masyarakat untuk mencoblos pada hari pencoblosan.

Relawan tersebut kata Roni, akan melaporkan aktifitas mereka.

“Misalnya mereka foto aktifitasnya dimana, berkomunikasi dengan siapa. Bisa tiap hari melaporkan kegiatannya. Intinya mengajak masyarakat untuk tidak Golput,” tutupnya.(dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *