oleh

Pendaftaran CPNS Via Online dan Manual

TIMIKA – Dalam hitungan hari pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dimulai. Mekanisme pelaksanaan CPNS di Papua boleh saja berbeda tapi pada secara teknis hampir sama dengan daerah lain.

Seperti yang diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mimika, Paskalis Kirwelakubun yang ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (4/3) kemarin. Menurutnya tidak jauh berbeda dengan sistem seleksi CPNS yang dilakukan pusat dan daerah lain.

Yang membedakan adalah persentase formasi dimana 80 persen untuk asli Papua dan hanya 20 persen bukan asli Papua. Tapi untuk pelaksanaan seleksi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang hasil atau nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berdasarkan pemeringkatan.

Saat pendaftaran juga menerapkan dua cara. Dimana pendaftaran dilakukan melalui portal SSCN BKN secara online untuk membuat akun. “Terus setelah pendaftaran peserta harus lampirkan dokumen pendukung melalui kantor pos jadi lampirkan fisik karena verifikasi factual,” terangnya.

Pendaftaran manual juga dilakukan untuk verifikasi, misalnya ada orang asli Papua yang mungkin karena orang tua bertugas di luar Papua jadi KTP-nya bukan Papua otomatis sistem akan menolak tapi itu bisa diloloskan tergantung berkas fisik yang diverifikasi oleh tim.

“Peserta mendaftar lewat SSCN tapi harus lampirkan dokumen fisik melalui kantor pos. Kita kerjasama dengan kantor pos untuk memasukkan dokumen dalam bentuk surat lamaran. Dengan ijazah asli yang dilegalisir supaya kita verifikasi faktual cocokan data antara data yang didaftarkan lewat sistem dengan data aslinya,” terang Paskalis.

Mengenai kuota 80 persen untuk orang asli Papua, Paskalis menyatakan belum ada petunjuk mengenai pembagian untuk Suku Amungme dan Kamoro. Nanti setelah pendaftaran akan dilihat untuk pengambilan kebijakan.

Pendaftaran sendiri belum dibuka. Untuk wilayah Papua dan Papua Barat akan dikoordinir oleh masing-masing Gubernur sehingga masing-masing kabupaten standby dengan formasinya. Ada beberapa hal teknis lain yang masih menunggu arahan dari Gubernur. “Kalau memang sudah ada instruksi dari Gubernur untuk seluruh daerah untuk diumumkan, kita umumkan nanti,” tandas Paskalis.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *