oleh

Bupati Puncak Ingin Timika Ibu Kota Provinsi Papua Tengah

Pernyataan ini juga sempat ia lontarkan kepada masyarakat di Distrik Kwamki Narama. Saat menghadiri peresmian dan ibadah syukuran Gereja Kingmi Jemaat Tabernakel Kwamki Narama, Senin (4/3) lalu, Bupati Willem Wandik menyebut bahwa situasi di Kwamki Narama yang hingga kini masih “tertinggal” jika dibandingkan dengan distrik-distrik lainnya di Mimika, adalah karena masyarakat masih sering menciptakan konflik.

Imej sebagai daerah konflik di Kwamki Narama begitu melekat, lantaran masyarakat sendiri yang tidak sadar dan terus menerus menciptakan konflik. Akibatnya berkat yang seharusnya diterima masyarakat, akhirnya diambil oleh orang lain.

“Berkat untuk Kwamki Narama ini sangat besar. Sebelum ada Timika, orang kenal Kwamki Lama (Narama) duluan. Di sini (Kwamki Narama, red) dulu pusat keramaian. Freeport cari pekerja dulu di Kwamki Narama. Bis-bis besar masuk ke sini. Kwamki Narama adalah cikal-bakal terbentuknya Timika hingga saat ini. Tapi kenapa Kwamki Narama sekarang tertinggal dengan wilayah lain? Itu karena masyarakat sendiri yang terus menciptakan konflik, sehingga berkat itu diambil orang luar. Jadi, mari kita hindari konflik, jauhi masalah, hidup rukun berdampingan satu sama lain, maka berkat pembangunan itu akan dirasakan oleh kita, bukan orang luar,” kata Bupati Willem dengan suara lantang, yang disambut dengan tepuk tangan ratusan masyarakat yang hadir.

Karena itu Bupati menambahkan, tidak ada cara lain agar masyarakat Papua bisa maju dan berkembang selain mendukung pemerintah melalui program-program yang sudah disiapkan untuk masyarakat.

“Saya pikir pemekaran (DOB Provinsi Papua Tengah, red) adalah cara terbaik untuk kita membangun Papua. Jangan sampai kita salah lagi sehingga kita gagal. Buktinya Papua Barat bisa berhasil, sedangkan kita tidak. Jadi mari kita bergandengan tangan sehingga cita-cita kita ini bisa berhasil,” ujarnya.

“Saya yakin Pak Jokowi sangat bijak. Beliau pasti akan mengerti kebutuhan di Papua,” tutupnya.(ale)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *