oleh

Freeport Sambut Baik Rencana Supply Sayur Mayur dari Kabupaten Puncak

TIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) membuka diri untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak, terkait dengan program pembelian sayur mayur segar tanpa pupuk yang ditanam oleh masyarakat Kabupaten Puncak.

Dukungan terhadap program yang berpihak pada masyarakat ini, disampaikan Freeport pada pertemuan perdana Pemkab Puncak dengan PTFI yang dilangsungkan di Rimba Papua Hotel (RPH), Jumat (8/3).

Dalam pertemuan ini, Executive Vice President (EVP) Human Resources & Security PTFI, Achmad Didi Ardianto menyambut baik dan menyebut langkah yang diambil Bupati Puncak merupakan hal yang positif. Sebab program ini berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Menurut Didi, sapaannya, Freeport merupakan pasar yang sangat strategis untuk menerima hasil pertanian dari Puncak. Sebab dengan jumlah karyawan Freeport bersama kontraktornya yang mencapai 30 ribu orang, kebutuhan akan bahan pangan khususnya sayuran sangat besar.

“Jumlah karyawan tetap Freeport sekitar 7 ribuan. Kalau dengan kontraktornya bisa mencapai 30 ribuan. Misalnya makan 100 gram saja perhari, artinya kurang lebih 100 kali 30 ribu orang. Itu jumlah kebutuhan sayur. Itu baru satu kali makan. Belum kalau makan sehari tiga kali,” kata Didi dalam sambutannya pada pertemuan tersebut.

Namun demikian, lanjut Didi, dengan kebutuhan akan sayur yang tinggi itu, artinya pemasok kepada Freeport bukan lagi berskala perkebunan masyarakat, melainkan industri. Karena itu, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar sayur mayur yang ditanam masyarakat Puncak bisa diterima di Freeport. Baik dari sisi kualitas, kuantitas dan kontinuitas atau keberlanjutan.

Sebab dengan jumlah sebanyak itu, tidak boleh terjadi produksi Freeport terhenti hanya karena makanan yang kurang berkualitas.

“Tidak bisa nanti ada pergantian Bupati kemudian kebijakan berubah lagi. Ini yang harus jadi pekerjaan bagi DPRD dan pejabat-pejabat di daerah,” kata Didi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *