oleh

Piala Adipura: Terealisasi atau Sekedar Mimpi?

“Saya pikir itu sesuatu langkah pemerintah yang luar biasa dalam melakukan penataan dan pembenahan kota Timika agar menjadi kota yang bersih dan rapi. Ini patut didukung,” kata Odizeus, Sabtu (9/3).

Kata dia, dengan adanya program seperti itu dari pemerintah, tentunya masyarakat bisa termotivasi dalam menjaga kebersihan lingkungan di tempat tinggal masing-masing.

Odizeus optimis Kabupaten Mimika biasa meraih piala Adipura, apabila pemerintah mulai dari pemerintahan tertinggi hingga sampai pada RT dan RW mampu mensosialiasikan dengan baik misi ini kepada masyarakat. “Kalau itu (Sosialisasi, Red) bisa dilakukan secara maksimal, saya pikir Mimika bisa meraih Piala Adipura,” ucapnya.

Ia menyebutkan, pemerintah harus bisa memanamkan arti kebersihan lingkungan kepada masyarakat dengar menggelar sosialisasi, merangkul masyarakat agar bersama melakukan tahap-tahap untuk bisa meraih piala Adipura.

“Kami dari lembaga adat sebagai pemilik Honai di Kabupaten Mimika, kami sangat antusias dan sangat mendukung keinginan pemerintah untuk menjadikan Timika kota bersih dan aman,” sebutnya.

Ia juga berharap agar hal itu bisa terwujud dan terealisasi, bukan hanya sebuah wacana semata.

Senada dengan Odizeus, pengurus  Lemasko, Marianus Maknaipeku juga menyebut jika apa yang direncanakan yakni mendapatkan Piala Adipura merupakan langkah yang bagus. Sebab, ia juga merasa jengah dengan masalah sampah yang mudah ditemukan di berbagai sudut.

“Kita harus bisa memberikan yang terbaik untuk kota ini, salah satunya dengan menjadikan Mimika sebagai kota yang bersih,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *