oleh

Willem Wandik: Kita Harus Jaga dan Lestarikan Alam Gunung Cycloop

JAYAPURA – Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi mengajak seluruh masyarakat yang mendiami Kabupaten Jayapura, terutama yang berada di sekitar gunung cycloop, agar menjaga dan melestarikan hutan di sekitar cagar alam gunung cycloop, terutama jangan membuka lahan atau kebun dengan menebang pohon sembarangan. Karena dengan menebang pohon sembarangan, dampaknya adalah banjir bandang yang melanda Sentani saat ini.

Demikian hal tersebut disampaikan Willem Wandik disela-sela mengunjungi korban banjir di Posko Utama bencana banjir, serta memberikan bantuan dana sebesar Rp 1 miliar, yang diterima oleh Wakil Bupati Jayapura, Ir Giri Wijayantoro di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Rabu (20/3) kemarin.

Bupati juga dalam kesempatan tersebut berjanji akan membuka posko perwakilan khusus untuk masyarakat Puncak di Sentani, karena beberapa warganya juga menjadi korban banjir bandang di Sentani.

“Gunung Cycloop ini rumah kita, tidak ada air yang bersih seperti di Jayapura, jadi siapapun yang datang dan hidup di Negeri ini harus menghormati daerah ini. Stop tebang pohon sembarangan, karena akibat dari ulah kita, maka sekarang ini kami yang kena dampak,” sebutnya.

Bupati mendorong juga agar pasca banjir bandang, Pemkab Jayapura dan Kota Jayapura bisa menerapkan aturan dengan tegas, kepada mereka yang suka menebang pohon sembarangan. Agar jangan lagi ada penebangan pohon sembarangan, dengan demikian cagar alam cycloop tetap terjaga dan mampu menahan debit air.

“Kita bersyukur bisa hidup di Jayapura, makan baik, minum air yang baik, yang tidak ada di daerah lain. Ini yang kita harus jaga bersama, daerah gunung cycloop,” tambahnya.

Bupati juga dalam kesempatan tersebut membantu Pemkab Jayapura dengan dana sebesar Rp 1 miliar, serta bantuan bahan makanan, termasuk menyambangi para korban banjir bandang, terutama warganya yang berasal dari Kabupaten Puncak. Bupati berdoa bersama mereka, bahkan juga memberikan bantuan selain yang diserahkan kepada Pemkab Jayapura.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *