oleh

Selimut Hingga Perlengkapan Bayi Paling Dibutuhkan Pengungsi di Sentani

TIMIKA – Puluhan ribu warga Sentani yang terdampak banjir bandang masih bertahan di pengungsian yang tersebar di sejumlah tempat. Bantuan dari berbagai pihak juga terus mengalir termasuk dari Mimika.
Hanya berselang beberapa jam setelah banjir bandang menerjang Sentani, tim Baznas Tanggap Bencana Mimika langsung bergerak. Komandan BTB Mimika, Agung Arie bersama 3 orang anggotanya tiba di Sentani, Minggu (17/3) pagi dan membangun dua dapur umum.
Dapur umum itu diungkapkan Agung dibangun menggunakan kas Baznas yang merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat Mimika di lampu-lampu merah.
Setiap hari dapur umum yang dibangun Baznas Mimika mampu menyediakan 1.800 sampai 2.000 bungkus makanan setiap hari. Baznas merekrut ibu-ibu yang bersedia menjadi relawan dan bertugas memasak setiap hari.
Tapi kata Agung tidak hanya membutuhkan makanan, pengungsi juga sangat membutuhkan selimut, perlengkapan bayi terutama popok, tikar, obat-obatan, perlengkapan wanita dan perlengkapan mandi seperti sabun dan lainnya.
Selain itu personel BTB juga turut serta membantu Basarnas melakukan pencarian korban yang masih hilang. Dari hasil pencaria BTB Mimika bersama Basarnas berhasil menemukan 15 jenazah.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *