oleh

Bupati Puncak: Kepala Distrik bukan Jabatan Warisan

ILAGA – Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi mengatakan jabatan kepala distrik merupakan jabatan jenjang karier bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan merupakan jabatan warisan atau karena politik. Oleh karena itu, pelantikan kepala distrik yang ia lakukan, lebih untuk penyegaran serta mengisi kekosongan jabatan karena ada yang sudah pensiun maupun meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Willem Wandik saat melantik 11 kepala distrik, dua jabatan administrator atau eselon III dan jabatan fungsional yaitu auditor pertama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak, yang dilaksanakan di Aula Negelar, Kabupaten Puncak, Selasa (9/4).

“Saya mau sampaikan, bahwa jabatan kepala distrik ini bukan jabatan warisan. Ini merupakan hak prerogatif dari Bupati, dengan mempertimbangkan aspek-aspek tertentu. Terutama karena ada yang sudah pensiun, ada juga yang sudah meninggal dunia, serta mendukung tugas-tugas pemerintah lainnya di wilayah distrik, terutama mendukung agenda Negara yaitu Pilpres dan Pileg,” katanya.

Lanjut Bupati, pelantikan ini tidak ada kaitan dengan kepentingan politik, namun lebih kepada meningkatkan kinerja organisasi, serta menghindari kejenuhan dalam tugas menduduki jabatan yang berujung pada menurunnya kinerja, terutama para kepala distrik yang selama ini tidak berada di tengah-tengah masyarakat, bahkan ada yang melibatkan diri dalam politik. Dengan kata lain, dengan adanya mutasi ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan gairah kerja untuk meningkatkan produktifits kerja, apalagi aturan disiplin ASN saat ini cukup ketat.

“Kita ketahui bahwa ada beberapa kepala distrik sudah meninggal, ada yang pensiun, namun belum diangkat pejabat penggantinya. Sehingga yang terjadi adalah hanya penunjukan pelaksana tugas, sehingga tidak efektif dalam tugas. Nah, saat ini kita sudah memiliki kesempatan dan kita lantik sebelas kepala distrik hari ini (Selasa, red),” ujarnya.

Oleh sebab itu, Bupati mengharapkan agar 11 kepala distrik yang baru dilantik ini, segera melakukan koordinasi dengan dirinya dan intansi teknis, sekaligus turun ke distrik masing-masing. Sebab tugas besar sedang menanti mereka, yakni harus mampu mensukseskan Pemilu 2019, yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *