oleh

Tahun Ini Grosir Beoga Diresmikan

ILAGA – Pergumulan dari masyarakat Puncak soal harga barang yang selalu tinggi, membuat Pemerintah Kabupaten Puncak dibawah kepemimpinan Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi dimasa kepemimpinannya yang sudah masuk periode kedua ini, terus berupaya dengan berbagai kebijakan untuk menurunkan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kabupaten Puncak.

Kebijakan tersebut dengan cara membangun grosir di sejumlah distrik induk guna menampung barang, selanjutnya dengan intervensi harga atau subsidi, sehingga harga barang lebih murah. Seperti yang nampak ketika Bupati Willem Wandik mengunjungi Grosir Beoga, di Distrik Beoga, Kamis (11/4).

Grosir Beoga sendiri sudah dibangun menggunakan anggaran 2018. Bangunan ini sudah rampung pengerjaannya. Hanya saja masih terkendala dengan pembangunan gudang penyimpanan barang, sehingga untuk sementara belum bisa beroperasi. Barang Sembako masih disimpan di gudang sementara, namun program subsidi barang sudah diberlakukan sejak 2017 lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Willem Wandik secara simbolis menurunkan harga barang Sembako kepada masyarakat, dan berjanji akan kembali lagi ke Beoga untuk meresmikan Grosir Beoga, sekaligus dengan memulai program subsidi silang antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Puncak, dengan harga yang lebih terjangkau lagi, alias lebih murah dari harga selama ini.

Dalam dialog singkat yang dilakukan di depan Grosir Beoga tersebut, terlihat antusias masyarakat mendengar arahan dari Bupati, lantaran harga-harga barang sudah tidak semahal yang lalu-lalu. Misalnya saja minyak goreng Bimoli yang 5 Liter, yang awalnya dijual Rp 250 ribu, kini turun menjadi Rp 90 ribu. Begitu juga beras 5 Kg yang awalnya dijual Rp 200 ribu, juga turun menjadi Rp 100 ribu, serta mie instan satu karton yang dulunya dijual Rp 200 ribu, turun menjadi Rp 100 ribu/karton. Demikian juga dengan barang-barang kebutuhan masyarakat lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *