oleh

Bupati Minta PKK Jadi Motor Penggerak Kesejahteraan Keluarga

ILAGA – Pemerintah Kabupaten Puncak menaruh harapan besar kepada tim penggerak PKK Kabupaten Puncak, agar menjadi penggerak kesejahteraan keluarga di Kabupaten Puncak, dengan menggerakkan potensi yang ada di Kabupaten Puncak. Terutama potensi perkebunan, termasuk mampu untuk menjadi penggerak pembangunan di bidang kesehatan, pembangunan ekonomi kerakyatan, pendidikan dan pengentas angka kemiskinan. Dan, yang lebih utama adalah pembinaan keluarga yang baik.

Demikian hal tersebut disampaikan Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi selaku Pembina PKK Kabupaten Puncak, usai melantik pengurus TP PKK Kabupaten Puncak periode 2019-2024, di Aula Negelar, Ilaga, Kabupaten Puncak, Senin (19/8) kemarin.

“Kita di Puncak ini memiliki potensi yang besar di bidang pertanian. Kami berharap ada kerja sama antara PKK dengan pemerintah, agar potensi ini bisa dimanfaatkan, guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” sebutnya.

Bupati juga berharap PKK bisa menjadi ujung tombak, untuk memberikan program-program yang menyentuh langsung ke keluarga. Yang mana melalui ibu-ibu nantinya mereka bisa berusaha, mandiri, dengan hasil kebun yang ada, bahkan ada program-program yang sederhana, namun memberikan strategi untuk membina keluarga yang baik, karena awal pembangunan di Puncak dimulai dari keluarga yang baik.

“Dari keluarga, akan lahir anak-anak yang kelak memimpin daerah ini. Sehingga saya titip pesan kepada pengurus yang baru, agar mampu untuk menggerakan ibu-ibu di Puncak, dengan kegiatan-kegiatan pelatihan untuk menciptakan keluarga yang baik dan sejahtera,” tambahnya.

Bupati Puncak juga berjanji akan membantu Tim Penggerak PKK periode ini, terutama dengan pembangunan kantor sekretariat TP PKK, tahun anggaran 2020. Sehingga diharapkan dapat membantu TP PKK untuk melaksanakan program kerjanya kedepan, guna membina perempuan di Kabupaten Puncak untuk lebih maju lagi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *