oleh

Berdoa Bagi Pemulihan di Kabupaten Puncak, FKUB dan Pemkab Gelar KKR

ILAGA – Berbagai peristiwa kriminal yang terjadi di Kabupaten Puncak akhir-akhir ini, terutama aksi perang saudara di Distrik Ilaga Utara, serta penembakan dan pembakaran yang baru saja terjadi di Kabupaten Puncak, mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Hal ini mendorong Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Puncak bersama dengan Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi mengambil inisiatif menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), untuk bersama-sama berdoa bagi kedamaian untuk pemulihan di Kabupaten Puncak.

KKR yang melibatkan seluruh ASN di lingkup Pemkab Puncak, masyarakat dari denominasi gereja di Kabupaten Puncak, baik Kingmi di Tanah Papua, GKII dan GKI, dilaksanakan di Aula Negelar, Ilaga, Kabupaten Puncak selama tiga hari berturut-turut sejak Kamis (24/10) hingga Sabtu (26/10).

Hampir ruangan Gedung Serba Guna (GSG) Negelar penuh sesak dengan masyarakat selama tiga hari berturut-turut. Sehingga terpaksa panitia harus menambah kursi di luar aula. KKR sendiri mengambil tema, “Kekuatan Doa Menghasilkan Kesejahteraan Kota”, serta sub tema, “Melalui Kebaktian Kebangunan Rohani Membawa Masyarakat Kabupaten Yang Aman Sehat, Cerdas Dan Sejahtera”.

Panitia dalam KKR ini mendatangkan pembicara, antara lain Pdt Lipiyus Biniluk, MTh selaku Ketua FKUB Papua, Pdt Dr Hendrik Yakob, MTh selaku rektor Institut Filsafat Thelogia Anugrah (FTA) Jayapura, dan Pdt Linda Upessy, STh MTh selaku Ketua Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Klasis Nabire yang juga Ketua FKUB Kabupaten Nabire, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt Amsal Yowei, SE MPd. K, dengan pengiring musik dari Kabupaten Puncak.

Bupati Puncak, Willem Wandik sendiri tak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan, KKR ini dalam rangka memberikan penguatan dan pemulihan bagi masyarakat Puncak yang trauma karena berbagai peristiwa yang terjadi di Kabupaten Puncak belum lama ini. Sehingga dengan KKR ini diharapkan bisa memulihkan keadaan di Kabupaten Puncak, karena baginya kuasa doa begitu dasyat untuk mengubah segala sesuatu di muka bumi ini. Apalagi Kabupaten Puncak merupakan daerah yang pertama kali dibuka oleh Injil Yesus Kristus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *