oleh

Penimbunan Halaman SD Inauga Disebut Tidak Sesuai Anggaran

TIMIKA – Penimbunan halaman SD Inauga Sempan yang beralamat di SP 1 Jalan Budi Utomo ujung, yang sudah lama diperjuangkan disebut tidak sesuai dengan anggran yang diberikan pemerintah Rp 266.983.033. Hal ini diungkapkan Kepala Sekolah SD Inauga, Fredik Korie saat ditemui Radar Timika, Senin (4/11) kemarin, yang mengungkapkan kekecewaannya atas hasil penimbunan yang dilakukan oleh pihak ketiga.

Ia menjelaskan, dana tersebut merupakan hasil perjuangan pihak sekolah sejak tahun 2018 yang lalu, dimana mereka yang mengusulkan permintaan bantuan tersebut ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda), karena sebelumnya ada anak sekolah yang hampir tenggelam di galian yang ada di halaman sekolah tersebut.

“Ini kami yang usahakan, sehingga seharusnya uang tersebut kami juga yang kelola. Bukan kami menolak, tapi hasilnya yang kami tidak setuju. Uang itu tidak sedikit, jadi seharusnya semua halaman yang masih berlubang-lubang seperti kolam itu bisa ditimbun, tapi ternyata tidak,” kata Fredik.

Ia sangat menyesalkan hasil penimbunan yang dilakukan pihak ketiga yang ditunjuk Dinas Pendidikan, pasalnya saat masuk membawa timbunan dan selesai tidak ada penyampaian kepada pihak sekolah, sehingga sekolah tidak ikut mengawasinya.

“Yang mereka bawa itu cuma 250 ret dengan uang Rp 266 juta lebih. Memangnya 1 ret itu Rp 1 juta lebih?. Kami bukan orang bodoh yang tidak tahu apa-apa. Mereka juga tidak ratakan, asal datang buang saja, makanya tidak rata. Kita berdiri pun miring-miring,” katanya.

Jika diperkirakan, pekerjaan tersebut masih membutuhkan sekitar 70 ret lagi, pasalnya masih ada galian yang besar yang belum ditimbun dan galian itu sambung Fredik sangat membahayakan siswa jika musim hujan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *