oleh

Willem Wandik: Kita akan Merangkul Semua Tokoh Pemekaran

TIMIKA – Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi menegaskan, bahwa dukungan tujuh Bupati, yakni Bupati Nabire, Mimika, Paniai, Puncak, Intan Jaya, Dogiyai dan Bupati Deiyai terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah, adalah bentuk dorongan bagi percepatan pemekaran yang telah diperjuangkan sejak 20 tahun lalu, bukan mengambil alih tim pemekaran yang telah ada sebelum-sebelumnya.

Menurut Willem Wandik, dukungan para Bupati justru akan semakin menguatkan perjuangan tim-tim pemekaran sebelumnya. Bahkan disebutkan, jika tujuh Bupati ini nantinya akan merangkul tim-tim pemekaran yang telah berjuang selama ini.

Hal ini untuk menjawab isu yang berkembang, bahwa dukungan tujuh Bupati tersebut dianggap sebagai pahlawan kesiangan.

Bupati Puncak melalui sambungan telepon, Jumat (8/11) malam menceritakan, bahwa kekompakan tujuh Bupati ini berawal dari keinginan masyarakat akan pemekaran, yang disampaikan saat kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke Papua selama beberapa kali beberapa waktu lalu. Mulai dari Wamena hingga Jayapura, juga disampaikan hal yang sama.

Dari situ kemudian Presiden menerima aspirasi-aspirasi tersebut. Dan dari aspirasi-aspirasi itu, berkembang pembicaraan pemekaran Provinsi Pegunungan Tengah dan Provinsi Papua Selatan.

“Nah, disini membuat mengapa para Bupati berinisiatif untuk melakukan pertemuan di Timika beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu ada kekhawatiran kami, bahwa pemerintah pusat melakukan pemekaran tanpa memperhatikan kultur budaya,” kata Bupati.

“Ini yang menjadi kekhawatiran para Bupati. Sehingga ada tujuh Bupati sepakat, jangan sampai bergabung dengan Pegunungan Tengah atau Papua Selatan. Jadi kami sepakat untuk mendukung pembentukan Provinsi Papua Tengah (yang telah diperjuangkan oleh tim pemekaran sebelumnya, red),” imbuh dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *