oleh

Semua Pihak Diminta Mendukung Pemekaran

TIMIKA – Wacana pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah terus bergulir. Bahkan belakangan wacana ini semakin kuat, sebab pemerintah pusat melalui Presiden Joko Widodo disebut akan memberi prioritas utama. Sekjen Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah, Prof Dr Hironimus Taime, MBA melalui telepon seluler kepada Radar Timika, Selasa (12/11) malam bahkan mengandaikan pemekaran Papua Tengah sebagai bola yang siap masuk ke gawang.

Karena itu, untuk mewujudkan rencana tersebut menjadi kenyataan, Hiro, sapaan Hironimus Taime meminta kepada semua pihak untuk mendukung.

Sebab menurutnya, pemekaran Provinsi Papua Tengah memiliki sejarah yang panjang, tidak seketika. Diperjuangkan sejak puluhan tahun, pemekaran Papua Tengah sudah menjadi Amanat Presiden (Ampres) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang kini malah sudah masuk agenda prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo, di daftar utama menunggu penetapan.

“Yang penting saat ini adalah semua komponen harus mendukung, karena ini pekerjaan sudah puluhan tahun. Sehingga jika ada generasi saat ini yang tidak mendukung, berarti tidak mengerti sejarah panjang proses pemekaran ini. Pasalnya dari calon DOB seluruh Indonesia, Papua Tengah lah yang paling lama prosesnya, karena diatas 30 tahun,” ungkap Hiro.

Karena itu, lanjut Hiro, sangat disayangkan jika sudah sampai sejauh ini masih saja ada penolakan terhadap rencana pembentukan Provinsi Papua Tengah ini.

“Inikan pemerintah pusat baik Presiden, menteri, sudah mengakomodir aspirasi, ya harusnya jangan lagi kita plin-plan. Pola pikirnya dirubah lah. Berpikir yang lebih maju, elegan, bahwa yang diperjuangkan itu, bayangkan 314 calon DOB seluruh Indonesia dan ada sekian provinsi di Sumatera, Sulawesi Utara, Madura, Cirebon, Sumbawa dan lain-lain itu semua harus dikalahkan oleh pemerintah pusat dengan satu alasan moratorium (penangguhan) dan hanya dibuka khusus slotnya (pemekaran) diutamakan hanya untuk Papua,” beber Hiro.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *