oleh

PB PON XX Papua Sub Mimika Studi Banding Ke Bandung

BANDUNG – Guna menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX Tahun 2020 mendatang, Pengurus Besar (PB) PON XX Papua Tahun 2020 Sub Mimika melakukan studi banding ke Bandung, Jawa Barat, tuan rumah yang sukses melaksanakan PON XIX Tahun 2016. Studi banding dilakukan agar PB PON XX Papua Sub Mimika dapat mengetahui gambaran mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga pasca PON.

Seperti yang disampaikan Asisten III Setda Mimika, Nicholaus Kuahaty dalam pembukaan acara studi banding yang dilakukan di Garden Permata Hotel Bandung, Selasa (19/11). Menurut Niki, sapaannya, hal-hal teknis dapat dipelajari melalui studi banding ini, untuk dijadikan bekal oleh PB PON XX Papua Tahun 2020, untuk menyukseskan PON khususnya di Mimika.

“Menurut kami PON Jabar sangat berhasil. Karena itu kami membutuhkan pencerahan, sebab Papua tidak hanya mau suskes pelaksanaan, tapi juga sukses prestasi,” ujar Niki.

Melalui studi banding, lanjut Niki, Pemprov Jabar dan penyelenggara PON Jabar bisa membagikan pengalaman dalam melaksanakan hajatan olahraga empat tahunan itu, sehingga bisa bermanfaat bagi PB PON Papua Sub Mimika. “Suksesnya PON Jabar dapat dijadikan rujukan. Ketika Jabar sukses, pasti Papua juga ingin suskes. Ketika Papua sukses, berarti Indonesia juga sukses,” katanya.

Niat tersebut kemudian mendapat sambutan hangat dari Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jabar, Engkus Sutisna, ST MT. Menurut Engkus melalui sambutan berikutnya di acara pembukaan, Jabar mempersilahkan rombongan PB PON XX Papua Tahun 2020 Sub Mimika untuk melakukan studi banding. Ia mengucapkan selamat datang kepada rombongan yang berjumlah kurang lebih 56 orang, untuk “menimba ilmu” dari pihak-pihak yang terkait langsung dengan suksesnya PON XIX Jabar.

“PON Jawa Barat dengan Papua ini hampir sama. Di Jawa Barat terdiri dari 27 kabupaten/kota. Dan venue-venue tidak terpusat, melainkan tersebar. Sama dengan di Papua (Mimika, Merauke dan Jayapura, red),” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *