oleh

PB PON XX Papua Sub Mimika Studi Banding Ke Bandung

Menurut Engkus, Jabar telah mencanangkan tri sukses dalam PON XIX Tahun 2016. Yakni sukses penyelenggara, sukses prestasi dan sukses administrasi. Dijabarkan Engkus, untuk sukses penyelenggara pihaknya berusaha maksimal memberikan service terbaik kepada seluruh tamu yang datang. Karena itu, harus dilakukan penganggaran untuk menunjang sarana dan prasarana. Termasuk juga belajar dari event-event sebelumnya yang bertaraf Nasional dan Internasional.

Kedua, sukses prestasi dengan mencapai juara umum, yang setelah sebelumnya PON di Riau, Jabar menempati posisi kedua. Untuk sukses kedua ini, peran KONI dengan cabor-cabor yang ada sangat vital. Sedangkan sukses administrasi adalah manajemen event yang diterapkan tidak lepas dari administrasi yang harus dilaksanakan dengan baik, utamanya administrasi keuangan.

“Karena setelah sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, kami tidak mau meninggalkan permasalahan khususnya keuangan di kemudian hari. Ini sangat penting, sehingga sekecil apapun penggunaan keuangan negara, harus dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya menutup sambutan.

Usai sambutan, Engkus Sutisna kemudian membuka kegiatan.

Sementara itu, untuk hari pertama studi banding yang dilakukan PB PON XX Tahun 2020 Sub Mimika di Bandung kemarin, dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama usai pembukaan, pemaparan materi tentang Kesekretariatan. Tiga pemateri dihadirkan oleh moderator dalam sesi ini. Yakni DR Dani Ramdan, MT, Dr Eni Rohyani, SH MHum dan Dwi Yudhi Ginarto R.

Pemaparan oleh DR Dani Ramdan, MT mengenai manajemen event pertandingan olahraga, persiapan event (persiapan sebelum event, persiapan menjelang event), pelaksanaan event hingga evaluasi dan pelaporan. Menurut Dani, sapaannya, peran Kesekretariatan sangat vital bagi PB PON Sub Mimika. Karena perannya seperti jantung. Mengumpulkan dana melalui bidang usaha dana dan sumber-sumber lain, kemudian membagi-bagi kepada bidang-bidang dan menyerap lagi dalam bentuk laporan pertanggungjawaban.

“Jika sekretariat tidak jalan, maka yang lain akan macet,” tegasnya. Karena itu, Kesekretariatan wajib bekerja terlebih dahulu dibandingkan bidang lain. Ini juga yang menurutnya harus dilakukan oleh PB PON Papua Sub Mimika.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *