oleh

Bupati Tegaskan Kepala OPD Kurangi Perjalanan Keluar Daerah

ILAGAJanji Bupati Puncak Willem Wandik, SE MSi untuk menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2020 setelah pelantikan Pimpinan OPD yang baru, benar-benar dilaksanakan. Sebab, setelah pelantikan Pejabat OPD yang baru, Kamis (5/3) lalu, maka keesokan harinya, bupati langsung membagikan DPA 2020. Pembagian DPA dilaksanakan di Aula Kantor Badan Keuangan Kabupaten Puncak, Jumat (6/3) lalu.

OPD dan Badan yang menerima DPA, diantaranya adalah Sekretariat Daerah (Setda), Sekretariat DPRD Puncak (Setwan), Inspektorat, 15 dinas, 4 badan, serta 25 distrik.

Dalam penyerahan DPA kali ini, Bupati Puncak Willem Wandik berpesan kepada para pimpinan OPD yang baru menerima DPA, agar mengurangi kegiatan keluar daerah. Kecuali, jika ada radiogram atau kegiatan yang benar-benar untuk kepentingan pembangunan di daerah.

“Setelah saya bagi DPA ini, jangan lagi ada yang kejar saya keluar daerah. Satu minggu ke depan, jangan keluar daerah, Pak Sekda harus pantau, jika ada yang melawan, sampaikan ke saya,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta kepada para pimpinan OPD, agar melakukan rapat dengan para staf di kantornya masing-masing. Pimpinan OPD diharuskannya terbuka soal DPA. Juga harus menyampaikan kondisi DPA kepada bawahan masing-masing, karena DPA merupakan dokumen publik yang juga bisa diketahui para staf.

“Sampaikan kondisi anggaran yang ada, jika tidak ada perjalanan dinas, sampaikan ke bawahan, supaya staf tidak macam-macan tuduh pimpinan,” tambahnya.

Untuk para Pimpinan OPD yang baru dilantik, Bupati berpesan agar menjalin komunikasi dan koordinasi dengan bawahan dan staf, jangan malu bertanya. Sebab para staff merupakan memiliki kemampuan, tinggal bagaimana pimpinan memanfaatkan kemampuan mereka.

“Jangan mentang-mentang kepala dinas jadi malu bertanya kepada staf, apalagi kepala dinas yang baru saya lantik,” tukasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak Drs Abraham Bisay selaku Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dalam laporannya menyampaikan, penyerahan DPA 2020 ini merupakan tindak lanjut dari rencana tahunan keuangan pemerintahah daerah yang dibahas dalam sidang DPRD Puncak pada 16 Desember 2019, dan telah ditetapkan dan dievaluasi oleh Gubernur Provinsi Papua.

Sekda menjelaskan, struktur APBD Kabupaten Puncak Tahun Anggaran 2020, yaitu Pendapatan Daerah sebesar Rp 1,33 triliun. Sekda berharap dengan pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020 yang telah diuraikan tersebut, Kepala OPD mampu mendidistrbusikan dalam dokumen pelaksanan anggaran, sebagai dasar pelaksanaan kegiatan, penggunaan anggaran, serta alat pengendali dan Pengawasan pada masing-masing OPD, sehingga tercipta masyarakat Puncak, yang sehat, cerdas dan semakin sejahtera.

“Saya juga berpesan, agar dalam penggunaannya, memperhatikan tata kelola keuangan yang sesuai dengan aturan, untuk mencegah persoalan di kemudian hari,” harapnya. (*/Diskominfo Puncak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *