oleh

DKPP Tolak Aduan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu

TIMIKA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) akhirnya menolak aduan dari Partai Nasdem Kabupaten Mimika terkait dengan laporan adanya dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu Tahun 2019.

Dengan Putusan DKPP RI Nomor 12-PKE-DKPP/II/2020 yang diumumkan secara resmi pada Rabu (12/3) diputuskan teradu yakni Ketua KPU, Indra Ebang Ola dan empat anggota KPU yakni Laurensius Minipko, Luther Beanal, Dedy Nataniel Mamboay dan Fidelis Piligame tidak terbukti melakukan pelanggaran kode etik penyelenggaraan Pemilu.

Hasil sidang putusan DKPP memutuskan empat point yakni menolak pengaduan pengadu untuk seluruhnya, merehabilitasi nama baik teradu I, Indra Ebang Ola sebagai Ketua KPU merangkap anggota KPU Kabupaten Mimika, teradu II-V Fidelis Piligame masing-masing selaku Anggota KPU Kabupaten Mimika terhitung sejak dibacakanya putusan ini, memerintahkan KPU RI untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak putusan ini dibacakan dan memerintahkan Badan Pengawas Pemilu RI untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini.

Menanggapi hasil sidang putusan DKPP, Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola kepada Radar Timika, Kamis (12/3) mengatakan, putusan DKPP ini secara keseluruhan dan tidak melihat point aduan, tetapi sesuai dengan nomor pokok perkara Nomor 12-PKE-DKPP/II/2020 yang mewakili beberapa aduan.

“Sehingga secara keseluruhan, DKPP menolak aduan pengadu untuk keseluruhannya, dan mengabulkan permintaan teradu dalam dalil pembelaan sehingga keputusan DKPP kemarin itu merehabilitasi nama baik teradu satu sampai teradu empat karena keterangan dan permohonan pengadu tidak dikabulkan karena tidak didasarkan dengan alat bukti dan fakta persidangan,” ungkap Indra.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *