oleh

Pemda Kepulauan Yapen Study Banding di Mimika

TIMIKA – Kebijakan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Mimika yang melimpahkan sebagian kewenangan kepada distrik, menjadi bahan pembelajaran bagi Pemda kabupaten lain di Papua, salah satunya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Sehingga Pemda Kepulauan Yapen dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan Yapen, Porto Numberi memboyong 14 kepala distrik untuk melakukan study banding di Kabupaten Mimika. Kedatangan rombongan Pemda Kep Yapen disambut Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM dan Pj Sekda Mimika, Drs Marthen Paiding, MMT pada Selasa (17/3) kemarin.

Asisten Bidang Pemerintahan Yapen, Porto Numberi mengatakan kunjungan ke Mimika dalam rangka sharing mengenai pelimpahan kewenangan dari kepala daerah atau Bupati kepada distrik. Pasalnya pelimpahan kewenangan ini tidak berjalan lagi sejak ada perubahan dari kecamatan menjadi distrik di Kep Yapen.

Pemda Yapen menilai, Pemda Mimika sudah melaksanakan sehingga layak sebagai sasaran study banding. “Kabupaten Mimika yang dapat melaksanakan pelimpahan kewenangan sampai ke distrik sehingga kami dari Kabupaten Kepulauan Yapen memilih Kabupaten Mimika sebagai tujuan melaksanakan sharing,” katanya.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM sangat menyambut baik kedatangan rombongan Pemda Kep Yapen di Mimika untuk sharing menenai pelimpahan kewenangan.

“Jadi kita berikan dukungan dan lain-lain untuk membantu bisa sharing terkait pelimpahan kewenangan,” ujarnya.

Distrik di Kabupaten Mimika kata Wabup sudah menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga memiliki wewenang sama seperti OPD sekelas dinas dan badan. Ditambah lagi dengan terbitnya Peraturan Bupati yang melimpahkan sebagian kewenangan kepada distrik. Kewenangan itu sudah dilaksanakan, tinggal dipantau melalui kabag pemerintahan dan BPKAD. “Jadi apa yang dilakukan OPD dilakukan sama oleh distrik,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *