oleh

UN Ditunda, Tapi Sekolah Tetap Aktif

TIMIKA – Kendati Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua sudah mengeluarkan surat edaran agar sekolah diliburkan kecuali yang sudah terlanjur melaksanakan ujian nasional, tapi Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika belum mengambil kebijakan serupa.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Selasa (17/3) kemarin mengatakan bahwa surat edaran itu tetap diikuti yakni menunda pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA, SD dan SMP serta program paket A, B dan C.

Pelaksanaan UN akan dijadwalkan ulang disesuaikan dengan perkembangan penyebaran pandemic virus corona atau Covid-19. “Kita sudah sepakat dalam rapat bahwa kita mengikuti surat edaran, karena ternyata ini UNBK, jadi kalau online di Jakarta mereka tidak buka,” terangnya.

Sementara pelaksanaan UN untuk tingkat SMK yang sedang berlangsung tetap dilanjutkan. Dengan catatan terus dilakukan pemantauan, siswa diwajibkan cuci tangan dengan sabun dan membersihkan tangan dengan antiseptic berbasis alkohol. Menggunakan masker atau menutupi mulut dengan lengan apabila batuk, flu atau pilek.

Meski pelaksanaan UN tingkat SMA, SMP dan SD ditunda, namun ditegaskan Wabup Rettob bahwa seluruh sekolah di Mimika baik negeri maupun swasta tetap berjalan seperti biasa atau tidak diliburkan. “Sementara sekolah masih jalan seperti biasa. Cuma kita akan sosialisasi dengan tidak bersalaman, menjaga jarak satu dengan yang lain, cuci tangan pakai sabun,” ujar Wabup.

Namun Wabup menilai beberapa sekolah sudah menerapkan langkah-langkah pencegahan salah satunya mewajibkan siswa mencuci tangan pakai sabun dan menyiapkan antiseptic sebelum masuk ke kelas. Diharapkan perilaku ini bukan hanya pada saat UNBK saja tapi diberlakukan setiap hari untuk kebersihan dan kesehatan siswa. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *