oleh

Wabup Pastikan Belum Ada Suspect Covid-19 di Mimika

TIMIKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dalam hal ini Wakil Bupati, Johannes Rettob, SSos MM memastikan sampai saat ini belum ada pasien yang dirawat karena dugaan terinfeksi Covid-19. Itu ditegaskan Wabup ketika ditemui wartawan di Hotel Grand Mozza, Rabu (18/3) kemarin.

Concept of Novel Coronavirus outbreak covid-19 2019-nCoV Wuhan China. Vector icon sign of COVID nCoV virus

Terkait informasi ABK salah satu kapal yang akan berlabuh di Pelabuhan Amamapare yang awalnya disebutkan mengalami sakit dengan gejala yang hampir sama dengan gejala klinis Covid-19, sudah ditangani. “Itu informasi yang salah, tidak ada ABK yang sakit dan bahkan ada yang menyatakan pasien dalam pengawasan itu tidak ada, Timika bebas,” tegas Wabup Rettob.

Pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Biak, dr Satria yang turun langsung melakukan pemeriksaan menyatakan bahwa kondisi ABK yang merupakan Warga Negara Indonesia itu dalam kondisi sehat. Bahkan saat diperiksa tidak ada keluhan batuk, pilek dan tidak sakit tenggorokan. Namun terus dipantau sebelum kapal berlayar lagi. Juga sesuai instruksi bahwa ABK baik dalam negeri maupun luar negeri tidak boleh turun dari kapal.

dr Satria menambahkan mengenai penumpang kapal pesiar KM Damai yang mengangkut 9 turis asing, seorang tour guide dan 16 ABK yang berlayar dari Asmat dan berlabuh di Pomako juga sudah dilakukan pemeriksaan. “Pada saat pemeriksaan, kondisi 9 WNA dan satu tour guide dalam kondisi aman. 16 ABK juga tidak ada keluhan, tidak suara serak,” tandasnya.

Begitu juga dengan pemantauan di bandar udara dengan cara pengukuran suhu tubuh. Sejauh ini disebutkan tidak ada yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius. Bahkan penumpang ditanya apakah memiliki gejala lain seperti batuk pilek.

Plt Kadinkes Mimika, Reynold Ubra selaku juru bicara Gugus Tugas Covid-19 di Mimika mengatakan sampai kemarin pihaknya belum menerima laporan dari fasilitas kesehatan baik Puskesmas maupun rumah sakit mengenai pasien dengan gejala klinis Covid-19. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *