oleh

Belum Ada Putusan Penundaan Pesparawi

TIMIKA – Beberapa agenda besar yang melibatkan banyak umat akan diselenggarakan di Timika. Salah satu agenda yang tidak lama lagi digelar adalah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) pada Bulan Juni 2020 mendatang.

Di tengah persiapan yang sudah dilakukan muncul wabah Covid-19 dan sudah menjadi pandemic global sehingga pemerintah sudah menetapkan darurat bencana nasional sampai 29 Mei 2020 mendatang. Untuk mencegah penularan, warga dilarang menggelar kegiatan yang melibatkan banyak orang atau perkumpulan.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM selaku Ketua Panitia Pesparawi XIII ketika ditemui di Grand Mozza Hotel, Rabu (18/3) lalu mengatakan sampai saat ini belum ada keputusan penundaan pelaksanaan Pesparawi XIII.

Keputusan penundaan itu kata Wabup tergantung hasil kesepakatan dari dua gubernur yakni Gubernur Papua dan Papua Barat. “Itu tergantung dari dua gubernur jadi saya tidak bisa bicara, kita hanya sebagai panitia pelaksana. Kalau dua gubernur rapat dan menyatakan diundur ya kita undur,” katanya.

Tapi sampai saat ini belum ada keputusan. Wabup sedang berkoordinasi dengan LPPD Provinsi Papua dan Papua Barat tetapi mereka juga menunggu keputusan dari Gubernur. “Mereka berdua mengatakan bahwa mereka akan melakukan koordinasi dengan Gubernur. Jadi kita tinggal lakukan,” tuturnya.

Sehingga panitia Pesparawi tetap berpedoman pada jadwal yang sudah ditetapkan. Meski diakui wabah Covid-19 ini tentunya memberi dampak dalam proses persiapan tapi sejumlah persiapan harus tetap dilakukan. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *