oleh

“Tidak Mudah Tentukan ODP dan PDP”


“Untuk di Kabupaten Mimika sendiri tidak ada orang yang ditemukan baik pasien dalam pengawasan maupun orang dalam pemantauan,” jelas Reynold.


TIMIKA – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Penyebaran Covid-19 di Mimika terus memantau perkembangan kasus Covid-19 dari semua fasilitas kesehatan. Sampai pukul 15.00 WIT, Minggu (22/3) kemarin berdasarkan laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) belum menemukan orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

“Beberapa isu yang muncul atau beberapa berita yang ada bahwa misalnya apakah di Timika ada orang dalam pemantauan, ada sejumlah orang. Kami mau sampaikan bahwa untuk menentukan orang dalam pemantauan tidak mudah, karena ada dua kriteria besar yang secara ketat harus dipenuhi,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Mimika, Reynold Ubra saat memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu (22/3) kemarin.

Untuk menentukan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kriteria pertama adalah berdasarkan tanda dan gejala. Gejala pertama adalah demam dengan suhu tubuh lebih atau sama dengan 38 derajat Celsius. Atau punya riwayat demam dalam 14 hari terakhir. Kemudian kriteria berikut adalah punya riwayat batuk dan pilek. Namun bukan sebatas wawancara, harus dilakukan pemeriksaan dengan pendekatan tata laksana pneumoni.

Kriteria kedua, ada riwayat perjalanan dari wilayah yang tertular atau wilayah terjangkit. Sampai siang kemarin, Kemenkes merilis ada 8 wilayah yang merupakan wilayah terjangkit pertama DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Depok, Kabupaten Depok, Kota Bogor, Kota Solo dan Kota Malang.

“Artinya jika orang yang datang meskipun punya riwayat demam, gejala secara seleksi ketat harus diperiksa tapi tidak dari daerah ini maka sebenarnya kita bisa menyingkirkan itu sebagai orang yang diduga orang dalam pemantauan atau pasien dalam pengawasan. Ini kriteria yang harus kita penuhi. Itu pasien dalam pengawasan,” terang Reynold.

Sementara kriteria orang dalam pemantauan (ODP) ada tiga kriteria. Gugus tugas menggunakan dua dari tiga yaitu demam, batuk dan punya riwayat perjalanan dalam 14 hari pada wilayah terjangkit, maka sebenarnya dia masuk dalam ODP. Tetapi kalau tidak masuk dalam kriteria itu, maka keluar dari kriteria ODP. “Untuk di Kabupaten Mimika sendiri tidak ada orang yang ditemukan baik pasien dalam pengawasan maupun orang dalam pemantauan,” jelas Reynold.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *