oleh

FKUB Minta Semua Umat Berdoa dan Puasa Untuk Keselamatan Bangsa

TIMIKA- Penyebaran wabah virus corona (COVID-19) yang kini sudah meresahkan masyarakat Kabupaten Mimika, sejak terdeteksinya 3 orang yang sudah positif dan terus bertambahnya jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP).

Hal itu membuat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mimika ikut prihatin, sehingga meminta semua umat beragama untuk berdoa dan melakukan puasa untuk keselamatan bangsa. Hal ini diungkapkan Ketua FKUB Mimika, Ignatius Adii kepada Radar Timika, Jumat (3/4).

Ia mengatakan, imbauan ini pun telah disampaikan kepada pimpinan gereja, masjid, pura dan vihara yang ada di Kabupaten Mimika untuk kemudian dilanjutkan kepada umat, karena sebagai umat yang percaya doa dan puasa diyakini, mampu mengubah segala sesuatu menjadi indah.

“Kami sudah membuat surat imbauan dan kami sudah edarkan kepada pimpinan umat yang ada di Mimika. Pada poin keempat kami memohon kepada semua umat Allah atau umat beragama, agar melakukan doa dan puasa di rumah masing-masing, untuk menyelamatkan umat Allah di atas bangsa ini. Di Tanah Papua dan lebih khusus di Kabupaten Mimika,” katanya.

Ia mengatakan keselamatan bangsa dari ada di tangan kita, tekun berdoa, berpuasa dan tetap mematuhi imbauan pemerintah untuk tetap di rumah. Termasuk ibadah yang juga harus dilakukan di rumah.

“Seluruh umat dilarang melakukan aktivitas di luar rumah. Kalau keluar nanti kalau itu mendesak tetapi harus tetap emmperhatikan kesehatan, menggunakan alat pelindung diri,” tuturnya.

Ia meminta kepada semua masyarakat untuk menyikapi hal ini dengan serius. Pasalnya, kejadian ini bukan hal  yang main-main. Penyebarannya sangat cepat.

“Ini kejadian yang sangat serius, sudah banyak korbannya. Kita berdoa dan puasa di rumah masing-masing untuk bangsa kita. Semua agama mengajarkan untuk puasa,” tutupnya. (ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *