oleh

MUI Perpanjang Penundaan Salat Berjamaah di Masjid

Suasana rapat bersama yang diprakarsai MUI Mimika di Gedung Serba Guna Masjid Agung Babussalam, Jalan KH Dewantara, Minggu (5/4) sore.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika, memutuskan untuk memperpanjang penundaan salat berjamaah di masjid yang awalnya dilakukan hingga 9 April 2020, diperpanjang hingga 23 April 2020.

Keputusan ini ditetapkan setelah dilangsungkannya rapat bersama Bimas Islam Kemenag, para pimpinan organisasi islam di Mimika, diantaranya DMI, ICMI, PHBI, Nahdlatul Ulama, PD Muhammadiyah, DPD Hidayatullah, DPD LDII, IKADI, DKM, Yayasan Islam dan para Muballiq se-Kabupaten Mimika, dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan untuk mempercepat memutus mata rantai virus Corona di Wilayah Kabupaten Mimika. Rapat bersama ini dilangsungkan di Gedung Serba Guna Masjid Agung Babussalam, Jalan KH Dewantara, Minggu (5/4) sore.

Ketua MUI Kabupaten Mimika, Ustadz H M Amin AR, SAg dalam sambungan telepon, Minggu (5/4) kemarin menjelaskan, perpanjangan dilakukan sesuai instruksi pemerintah dan pemerintah daerah. Menurutnya, instruksi tersebut harus diikuti, sehingga pihaknya ikut untuk merembukkan instruksi tersebut dan memutuskan memperpanjang penundaan salat berjamaah, termasuk salat Jumat juga sementara waktu diganti dengan salat dhuhur di rumah.

Perpanjangan maklumat tersebut didasari atas surat edaran Bupati Mimika Eltinus Omaleng SE MH nomor 443.1/284 Tahun 2020, tentang Perubahan Surat Edaran Bupati Mimika Nomor 443.1/254 tahun 2020 tentang Langkah Konkret dalam Upaya Pencegahan Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Kabupaten Mimika.

Dengan diperpanjangnya Maklumat MUI yang di dasarkan oleh surat edaran Bupati tersebut maka MUI mengeluarkan surat maklumat baru Nomor 2/MUI-MMK/IV/2020 perihal perpanjangan maklumat Nomor 1/MUI-MMK/III/2020. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *