oleh

Banyak ODP dan OTG Masih Berkeliaran

TIMIKA – Epidemi Covid-19 di Kabupaten Mimika nampaknya belum bisa berakhir dalam waktu dekat. Pasalnya warga masih beraktivitas seperti biasa, ditambah lagi warga yang diduga terpapar dan masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) bahkan juga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih berkeliaran atau beraktivitas seperti biasa.

Hingga Senin (13/4) Pukul 20.00 WIT, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Mimika menemukan 61 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan hanya 29 yang menjalani perawatan di rumah sakit. Kemudian ada 147 ODP dan 221 OTG.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Reynold Ubra mengatakan, sampai kemarin belum ada kasus baru atau hasil dari sampel yang dikirim untuk pemeriksaan laboratorium. Sehingga dari 35 sampel yang sudah dikirim, 19 dinyatakan positif dan 7 yang dinyatakan negatif. Masih ada 9 sampel yang masih dalam proses pemeriksaan laboratorium.

Reynold meyakini dalam dua pekan kedepan kasus masih akan teruus bertambah. Bahkan dalam sepekan diprediksi bisa ada penambahan sampai 10 kasus baru. Pasalnya pola penularan virus corona di Kabupaten Mimika sudah dalam kategori transmisi lokal.

Sehingga masyarakat terutama warga yang masuk dalam kategori PDP, ODP dan OTG yang melakukan isolasi mandiri benar-benar disiplin agar bisa memutus rantai penularan. Seperti yang dilakukan 16 PDP dan ODP maupun OTG yang sempat diisolasi di shelter kini sudah dinyatakan sembuh dan menerima surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan Mimika.

PDP, ODP dan OTG yang memilih isolasi mandiri di rumah ditegaskan Reynold harus patuh. Tetap berada di dalam kamar, menggunakan masker, tidak berinteraksi atau hindari kontak dengan anggota keluarga dalam rumah. Jika menyentuh peralatan rumah maka harus disemprot dengan disinfektan.

Diakui Reynold sebagian besar PDP, ODP dan OTG yang menjalani isolasi mandiri masih berkeliaran. “Masih beraktivitas seperti masyarakat yang tidak sakit, ini bisa menularkan virus kepada orang lain. Sehingga ia berharap adanya tanggungjawab dari masing-masing pasien atau orang yang terpapar,” terangnya.

Dalam minggu ini, gugus tugas akan meningkatkan sosialisasi sampai ke gang-gang untuk meminimalisir lonjakan kasus. Sekaligus menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat untuk menghindari stigma dan diskriminasi terhadap orang yang terdampak.

Masih banyaknya PDP, ODP dan OTG yang berkeliaran maka gugus tugas akan menyiapkan data untuk diusulkan kepada tim keamanan agar melakukan pengawasan ketat oleh petugas. “Kalau tidak dimulai maka epidemi akan panjang,” tuturnya.

Reynold mengatakan Pemda Mimika mengalami keterbatasan ruang isolasi atau shelter apalagi dengan meningkatnya kasus. Sampai kemarin saja jumlah kontak tracing sudah mencapai 500 orang. Itu hasil kontak tracing dari setiap pasien yang dinyatakan positif dengan rata-rata kontak sedikitnya 20 orang. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *