oleh

DPRD Dorong PTFI Ijinkan Penggunaan MSC untuk Pusat Isolasi PDP, ODP dan OTG

TIMIKA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika mendorong PT Freeport Indonesia (PTFI) mengijinkan Mimika Sport Complex (MSC) dapat digunakan sebagai pusat isolasi Pasien Dengan Gejala (PDP), Orang Dengan Gejala (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua II DPRD, Yohanis Felix Helyanan kepada Radar Timika, Rabu (22/4) melalui sambungan telepon.

Jhon Thie mengungkapkan, arena gelanggang olahraga yang semula dipersiapkan untuk PON XX tahun 2020 di Papua itu hanya sementara digunakan sebagai fasilitas umum kesehatan bagi warga terpapar penyakit. Apabila badai Pandemi Covid-19 telah berlalu, maka MSC bisa disterilkan dan kembali menjadi fasilitas umum olahraga.

“Artinya Freeport juga punya kepedulian terhadap masyarakat di Mimika ini. Termasuk hampir seluruh bagian besar karyawan Freeport juga adalah warga Mimika,” ujarnya.

Dikatakan Jhon Tie, dengan dapat digunakannya gelanggang olahraga itu, maka semakin menunjukkan kepedulian perusahaan Freeport bagi nasib warga Mimika.

“Jadi saya berpikir, ya Freeport juga harus bijaksana untuk memberikan peluang untuk MSC itu jadi tempat penampungan sementara orang dan pasien yang terindikasi Covid,” jelasnya.

Diungkapkan Jhon Tie, RSUD juga sebagai rujukan Covid bisa bernafas lega untuk penanganan pasien-pasien lainya.

“Tolonglah, ini untuk kepentingan masyarakat untuk kepentingan umum, ini untuk sementara bisa dipakai. Nanti setelah itu kan bisa digunakan kembali untuk (olahraga). Ini kan hanya sementara waktu untuk isolasi orang terdampak Covid-19,” paparnya.

Ditambahkan Jhon Tie, lokasi di MSC jika digunakan untuk tempat isolasi sangat representative. Nantinya, tinggal dari Tim Gugus Covid saja yang melengkapi apa kira-kira yang diperlukan untuk dilengkapi, dijadikan standar untuk perawatan dan isolasi pasien-pasien yang terjangkit.

Politisi PDIP ini selanjutnya berharap agar seluruh masyarakat tetap patuh dan taat dalam mengikutin anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Sementara kepada siapa saja yang sudah dinyatakan ODP, DPD dan OTG, sebutnya, harus berbesar hati untuk mau diisolasi dan diperiksa dalam pengawasan ketat agar tidak lagi menyebarkan virus ini kepada orang lain.

“Saya mengimbau kepada saudara-saudara yang sudah diduga ODP, PDP, OTG harus berbesar hati untuk diisolasi dan mau diperiksa. Karena saya yakin masih banyak lagi yang berkeliaran, yang sudah jadi target tapi tidak mau secara sukarela diambil sampel,” harap Jhon Tie.

Masih menurut Jhon Tie, semangat kebersamaan perlu digalakkan di antara warga, pemerintah, pihak swasta dan stake holder lainnya termasuk media, sehingga mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Mimika bisa segera terputus.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *