oleh

Pegadaian Serahkan Bantuan Sembako dan APD Ke GKI Marten Luther

TIMIKA – Wabah virus corona sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki penghasilan tetap seperti buruh bangunan, pedagang dan tukang ojek. Situasi ini mendorong PT Pegadaian (Persero) Cabang Timika bersama Bina Rohani Kristen Pegadaian, memberikan bantuan berupa Sembako dan Alat Pelindung Diri (APD) ke Posko Peduli Covid-19 Jemaat GKI Marten Luther, Sabtu (2/5).

Bantuan yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng, mie instant, telur ayam, masker, handscoon dan hand sanitizer diserahkan langsung oleh Pemimpin Pegadaian Cabang Timika, Sambud Hendrik Tooy dan diterima oleh Wakil Ketua Majelis GKI Marten Luther, Frans Jitmau.

Sambud mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Pegadaian bersama Bina Rohani Kristen Pegadain terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19. Masyatakat tidak bisa melakukan aktivitas seperti sebelumnya, sehingga pendapatan mereka pun tidak seberapa dan bahkan tidak ada sama sekali.

Ia mengatakan wabah ini akan berlalu ketika ada kerjasama yang baik dari semua masyarakat, yakni menaati semua aturan pemerintah. Menggunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak, rajin cuci tangan dan tidak melakukan aktivias diatas jam 2 siang.

“Memang bantuan yang kami berikan tidak seberapa, tapi setidaknya itu bisa membantu mereka yang terdampak wabah ini. Ada yang bahkan sudah tidak bisa pergi kerja karena takut dan karena memang sudah tidak ada penumpang bagi tukang ojek dan pembeli bagi yang pedagang, sementara keluarga mereka di rumah butuh makan dan minum juga,” katanya.

Sementara Wakil Ketua Majelis GKI Marten Luther, Frans Jitmau, mengatakan bantuan yang diberikan tersebut akan langsung diserahkan kepada warga jemaat GKI Marten Luther yang benar-benar terdampak.

“Atas nama GKI Marten Luther kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pegadaian Timika. Kiranya Tuhan Yesus selalu memberi kesehatan dan berkat kepada bapak ibu. Bantuan ini akan kami berikan kepada anggota jemaat kami yang terdampak. Dan kami sudah memiliki datanya, jadi tinggal kami salurkan saja,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *