oleh

APBD-P 2020 Segera Disusun

TIMIKA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika segera menyusun alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020. Penyusunan APBD-P ini dipercepat dari waktu biasanya, sebab akan digunakan untuk kepentingan pembiayaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Mimika.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH di Kantor DPRD, Jumat (8/5) mengatakan, untuk menangani Covid-19 di Kabupaten Mimika awalnya ia mengalokasikan anggaran Rp 100 miliar. Namun ternyata diluar prediksi, kasus Covid-19 di Timika semakin melaju dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

Untuk itulah, Pemda Mimika sebut Bupati Omaleng, dalam waktu dekat akan menyusun alokasi APBD-P Tahun 2020. Ia memprediksikan dalam kurun waktu satu bulan kedepan, usulan rancangan APBD-P sudah rampung dan pada Juli mendatang sudah bisa ditetapkan.

“Kita akan segera ajukan untuk perubahan. Satu bulan selesai. Juli bisa ditetapkan,” ujar Bupati Omaleng.

Untuk mengusulkan rancangan APBD-P Tahun 2020 sebutnya, ia juga meminta dukungan penuh dari legislatif. Bersama para wakil rakyat ini, Bupati Omaleng berharap agar didukung penuh untuk penanganan Covid-19 di Mimika agar segera selesai.

“Kami tunggu persetujuan DPRD, kita harus bersama-sama untuk menyelesaikan masalah Covid-19 di Kabupaten Mimika ini,” jelas Bupati Omaleng.

Dilanjutkan Bupati Omaleng, sebelumnya dalam penanganan Covid-19 ini, pihaknya juga merujuk pada keputusan Mendagri dan Menkeu. Dimana, memperbolehkan mengambil dari OPD yang mempunyai anggaran besar untuk bisa dipotong. Dimana, DPA tahun 2020 ditetapkan Rp 4,2 T. Anggaran yang tidak digunakan untuk kepentingan pembangunan fisik maupun kegiatan oleh OPD sebutnya, tidak akan hilang.

“Saya dengar dari beberapa OPD, kenapa tidak koordinasi dengan kami dan tim gugus potong-potong (anggaran). Kalau kontrak sudah jalan, silahkan jalan terus. Tahun 2021 (DPA) akan muncul tetap 4,2 T. Namun, anggaran dibawah 5 M kita ambil semua. Kita kosongkan. Pihak ketiga kontraktor jalan saja. Yang belum jalan kontrak, pending dulu,” jelas Bupati Omaleng.

Ditambahkan Omaleng, untuk penanganan Covid-19 ini memang membutuhkan anggaran yang sangat besar. Untuk itulah, harus di-backup dengan tambahan anggaran dari APBD-PN.

“Bisa tetapkan perubahan, supaya jelas berapa anggaran untuk Covid-19,” tambah Bupati Omaleng.

Adapun usulan untuk segera menyusun APBD-P diungkapkan Anggota Dewan Komisi B, M Nurman S Karupukaro. Menurutnya, untuk menangani masalah Covid-19 di Mimika, memang anggaran yang dibutuhkan sangat banyak. Untuk itulah, diharapkan Pemda segera menyusun usulan APBD-P 2020 untuk segera dibahas oleh dewan dan kemudian ditetapkan.

“Anggaran perubahan silahkan diajukan, kami menunggu untuk ditetapkan,” imbuhnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *