oleh

Kampung Nawaripi Rampungkan Daftar KK Penerima Bantuan Pemda

TIMIKA – Pemerintah Kampung Nawaripi saat ini tengah mempersiapkan data jumlah Kepala Keluarga (KK) untuk diusulkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, agar mendapat bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako).

Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun kepada Radar Timika, Sabtu (9/5), mengatakan pendataan tersebut dilakukan agar masyarakat di wilayahnya bisa mendapatkan bantuan Sembako dari Pemda Mimika.

“Sekarang kami lagi rampungkan data KK calon penerima bantuan Sembako dari Pemda,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, jumlah KK di Kampung Nawaripi yang didata untuk menerima bantuan dari Pemda sebanyak 2050 KK. Yang mana hingga saat ini Kampung Nawaripi belum “tersentuh” bantuan dimaksud. Sementara tiga kampung lainnya di Distrik Wania sudah menerimanya.

Ia menyebutkan, sebelumnya Pemda telah menyerahkan bantuan Sembako bagi masyarakat di Distrik Wania. Hanya saja Sembako yang diberikan untuk di Distrik Wania hanya untuk tiga kampung saja, sementara Kampung Nawaripi belum menerima bantuan tersebut.

Ia mengakui pihaknya kaget karena Kampung Nawaripi belum mendapat jatah bantuan Sembako sedangkan tiga kampung lain di Distrik Wania sudah mendapatkan bantuan yang disalurkan pada Jumat (8/5).

Ia menyebutkan, informasi yang diperoleh pihaknya bahwa Kampung Nawaripi tidak mendapat bagian bantuan dari Pemda lantaran sudah dibantu oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Padahal bantuan yang disalurkan dari PTFI hanya untuk masyarakat tujuh suku yang berdomisili di Kampung Nawaripi. Sementara warga lainnya belum mendapat bantuan.

“Saya katakan tidak bisa seperti itu, karena yang Freeport bantu hanya warga asli tujuh suku di Kampung Nawaripi dan tidak untuk semua warga,” ujarnya.

Ia mengakui terkait hal itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, dan sesuai petunjuk data KK di Kampung Nawaripi segera dilengkapi dan diberikan kepada Kepala Distrik Wania dan seterusnya diserahkan kepada Sekda dan Bupati Mimika.

“Data KK sudah terkumpul semua, jumlah keseluruhan mencapai 2050 KK,” tukasnya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *