oleh

Tangani Covid-19, Pemda Usulkan Relokasi Anggaran Rp 16 M

TIMIKA – Guna menangani pandemi Covid-19, Pemda Mimika mengajukan relokasi anggaran sampai Rp 16 miliar atau tepatnya Rp 16.690.750.000,00-. Relokasi anggaran ini akan digunakan untuk kebutuhan pengadaan Bahan Makanan (Bama) tambahan khusus untuk tiga distrik di area Kota Timika yang paling terdampak Covid-19.

Hal itu diungkapkan Pj Sekda Mimika, Drs Marthen Paiding dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, tim gugus Covid-19, pimpinan dan anggota DPRD serta para kepala OPD.

Dikatakan Paiding, ada 3 distrik di area seputaran Timika yakni Distrik Wania, Mimika Baru dan Distrik Kuala Kencana yang harus ditambahkan bantuannya selama masa pandemi Covid-19 ini.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika kembali merelokasi dana sebesar Rp 16 miliar lebih untuk pos dana penyiapan jejaring sosial, yaitu untuk bantuan bahan makanan di tiga distrik besar Distrik Wania, Mimika Baru dan Kuala Kencana,” ujar Paiding.

Dijelaskan Paiding, pada tahap pertama penanganan Covid-19, pihaknya telah melakukan refocusing atau realokasi dana sebesar Rp 197 miliar untuk melaksanakan 3 program utama.

Program tersebut yakni peningkatan kapasitas kesehatan, dengan dana sebesar Rp 166.251.761.500, program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengawasan bahan pangan sebesar Rp 11.000.500.000, program penyiapan Jejaring Sosial sebesar Rp 20 miliar termasuk di dalamnya pengadaan bahan makanan bagi warga di 16 distrik.

Dan sebut Paiding, dari tiga program tadi, masih tersisa dana sebesar Rp 2,7 miliar yang telah dikembalikan ke kas daerah.

Memandang masih diperlukan adanya penambahan anggaran untuk keperluan Sembako sejalan dengan perpanjangan masa pemberlakuan pembatasan sosial, maka Bupati Mimika sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mengajukan refocusing kedua untuk bantuan bama di 3 distik dalam kota.

Paiding menambahkan, pihaknya masih belum mengetahui berapa besaran pasti untuk total refocusing dana APBD Pemda Mimika dalam penanganan pandemi ini. Namun, pihaknya telah mempersiapkan 11 item kegiatan di APBD masing-masing dipotong 50 persen dan 5 kegiatan besar dengan pembiayaan di atas Rp 5 miliar dipotong 60 persen. Serta kontrak pekerjaan pemerintah di adendum pembayaran akan dilakukan di tahun anggaran 2021.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *