oleh

Maksimus Tipagau Diangkat Jadi Anak Adat Kampung Keakwa

TIMIKA – Maksimus Tipagau diangkat menjadi anak adat Kampung Keakwa. Prosesi pegangkatan dilaksanakan di halaman kantor Kampung Keakwa Baru, Rabu (27/5). Maksimus diangkat dengan prosesi adat dan ditandai dengan pemberian dayung oleh dewan adat Kampung Keakwa.

Dewan adat Kampung Keakwa, Yohakim Amareyau kepada Radar Timika Rabu lalu menyebutkan, pengangkatan Maksimus Tipagau diharapkan bisa memotivasi masyarakat Kampung keakwa khususnya anak-anak muda untuk kehidupan mereka kedepannya ke arah yang lebih.

“Berkat rahmat Tuhan memberikan berkat kepada kami dengan pengangkatan anak Maksimus dan kami memberikan marga baru untuknya yaitu, Maksimus Waukateyu,” ungkapnya.

Yohakim menyebut dengan diangkatnya Maksimus sebagai anak adat, diharapkan dapat membangun Kampung Keakwa ini serta membina generasi muda Kampung Keakwa.

Menurutnya kehadiran Maksimus Waukateyau sudah banyak membantu masyarakat, selain itu dapat  menjamin pembangunan dan kemajuan kampung terutama pendidikan yang diharapkan masyarakat selama ini.

Ia menuturkan, dalam prosesi pengangkatan secara adat ditandai dengan pemberian dayung. Dayung tersebut merupakan simbol sebagai alat untuk mencari makan bagi masyarakat Keakwa. “Budaya masyarakat suku Kamoro mencari makan dengan menggunakan perahu sambil dayung.

Sehingga dayung sebagai simbol untuk mencari kehidupan, maka dayung itu diharapkan akan dipakai untuk membawa anak-anak Keakwa ke arah yang lebih baik, khususnya generasi muda.

“Kami berharapa agar Maksimus bisa mendukung untuk operasional pabrik sagu yang selama ini tidak berjalan,” ucapnya.

Selain pabrik sagu, masyarakat Keakwa juga setuju apa yang disampaikan Maksimus untuk membuka tempat Pariwisata di Kampung Keakwa ini.

“Semua tokoh, pemerintahan  kampung, masyarakat Kampung Keakwa dan Para moyang juga sangat setuju mengankat anak Maksimus untuk menjadi anak adat Putra Keakwa,” sebutnya.

Pada kesempatan yang sama, Maksimus mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat Keakwa yang telah mengangkatnya sebagai anak adat.

Dengan pengangkatan tersebut, dirinya berkomitmen untuk membangun Kampung Keakwa. “Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Keakwa, saya akan dorong pengoperasional pabrik sagu dan pariwisata di Kampung Keakwa ini,” tegasnya.

Ia menyebutkan pihaknya akan mendorong pengoperasian Pabrik sagu yang ada di Kampung Keakwa yang selama ini masih terbengkalai dan belum dioperasikan. Selain itu  dirinya berkomitmen untuk mendorong sektor pariwisata di Kampung Keakwa.

“Di Kampung Keakwa ini potensi alamnya banyak, saya mau memajukan kampung ini, saya ajak saudara-saudara saya disini mari kita bersama-sama membangun Kampung Keakwa ini tidak boleh ada yang malas-malas,” ungkapnya.

Ia menerangkan, pabrik sagu, sektor pariwisata dan budaya itu yang menjadi target bersama dan hal yang akan dilakukan dalam waktu dekat untuk membangun Kampung Keakwa ini.

Ia menyebutkan, dengan diangkatnya dirinya sebagai anak adat maka pihaknya berencana akan membangun rumah di wilayah tersebut. “Saya akan bangun rumah di Kampung Keakwa saya tinggal menunggu dorongan dan dukungan dari masyarakat Keakwa khususnya generasi mudah untuk membangun kampung ini,” jelasnya.

“Karena komitmen saya, saya akan membawah turis-turis dari luar, orang-orang bule. Sehingga dukungan dari masyarakat sangat diperlukan orang bule ini orang uang banyak nanti masyarakat bisa mendapatkan uang dari situ. Saya juga tegaskan untuk membangun kampung Keakwa ini saya tidak mau saudara-saudara  saya menjual tanah, akan tetapi kita memanfaafkan potensi yang ada itunya membangun kampung sesungguhnya,” tambahnya.

Maksimus yang tiba di Kampung Keakwa Selasa lalu disambut dengan acara adat masyarakat tersebut, dilanjutkan keesokan harinya dilangsungkan proses ritual pengankatan dirinya sebagai anak adat yang bertembat di halaman kantor Kampung Keakwa lama. Acara tersebut turut dihadiri masyarakat Kampung Keakwa, baik Keakwa Lama maupun Keakwa Baru. (itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *