oleh

Kadisnakertrans Pantau Aktivitas Karyawan di Terminal

TIMIKA – Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Mimika, Ronny Maryen meninjau aktivitas karyawan dan kontraktor PTFI di terminal cek point 430  Kuala Kencana, Jumat (29/5). Kegiatan ini dilakukan untuk meninjau langsung aktivitas serta keselamatan kerja karyawan di tengah pandemi Covid -19.

Di terminal tersebut, Ronny juga menyempatkan diri melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid -19 kepada sejumlah karyawan yang baru pulang kerja.

Usai meninjau aktivitas karyawan, Ronny kepada wartawan mengatakan, kegiatan yang dilakukannya merupakan tindaklanjut dari instruksi bupati terkait Pembatasan Sosial Diperketat dan Diperluas (PSDD) dimana untuk menekan penyebaran Covid-19 di Mimika.

Kata dia, perkembangan kasus Covid-19 terkonfirmasi positif di Mimika sudah masuk pada transmisi lokal. Kondisi ini juga terjadi di wilayah Tembagapura yang merupakan daerah industri dan disitu banyak karyawan yang bekerja di sana. “Kami ingin memastikan kembali situasi dan kondisi yang terjadi di aera PTFI, terhadap PSDD apakah sudah diterapkan atau belum,” kata Ronny.

Ia menyebutkan, hasil kunjungan tersebut pihaknya menilai PTFI memang sudah berupaya menerapkan social distanching dan physical distancing dengan ketat. Namun, menurutnya masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi lagi. Seperti padatnya pekerja di area PTFI dengan penerapan PSDD ini. Selain itu akses bus untuk mengangkut karyawan juga sekarang dibatasi jumlah penumpangnya. Ini kemudian berdampak pada terjadinya penumpukan karyawan di terminal.

“Sehingga kita akan evaluasi kembali, bagaimana kebijakan terhadap area industri,” ungkapnya.

“Konsen kita adalah bagaimana melindungi para pekerja sehingga mereka dapat bekerja dengan baik dengan tetap mentaati protokol kesehatan,” sambungnya.

Ronny menjelaskan, pemerintah pusat telah mengambil langkah persiapan untuk menghadapi tatanan normal baru atau new normal, dan semua wajib menerapkan new normal ini. Ia mengakui masih saja ada kekurangan yang diterapkan oleh PTFI untuk menghadapi new normal ini, namun pihaknya sadar, bahwa semua sektor juga sedang bersiap.

Adapun beberapa hal yang menjadi perhatiannya dari kunjungan ini, diantaranya kapasitas ruang tunggu yang perlu diperluas, termasuk sarana dan prasarana cuci tangan.

Ia juga meminta para karyawan agar betul-betul mematuhi protokol kebersihan yang ada. Karena seberapa besar upaya pemerintah maupun manajemen tempat bekerja untuk menekan penyebaran Covid-19, tetapi jika tanpa ada dukungan langsung dari para pekerja, maka tidak akan bisa maksimal. “Hal yang paling utama kembali pada pribadi masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu Vice Presiden Hubungan Industrial PT Freeport, Demi Magai yang mendampingi kunjungan Kadisnakertrans mengatakan, PTFI dalam hal ini senior management saat ini sangat  konsen dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kami juga ada tim yang mendukung sesuai dengan protokol untuk memutuskan penyebaran Covid -19, khususnya kepada karyawan itu sangat konsen sekali. Kami di internal perusahan bentuk tim khusus yang ditunjuk untuk bekerja sama dengan Pemda Mimika dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, apa yang menjadi saran dan masukan pemerintah, khususnya yang diwakili Kadisnakertrans dari kunjungan ini, tentu akan menjadi perhatian untuk menjadi bahan pembenahan kedepan.

“Kami pastikan dukung langkah pemerintah. Beberapa hal yang disampaikan Pak Kadis tadi akan kami tindaklanjuti,” sebutnya. (itz)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *