oleh

Wabup: Tak Boleh Ada Stigmatisasi Terhadap Orang Terpapar Covid-19

TIMIKA – Berkaitan dengan warga yang dinyatakan positif Covid-19, Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob menyatakan sebaiknya tidak muncul stigmatisasi berlebihan oleh warga lainnya. Sementara ia menyatakan warga yang dinyatakan positif baik rapid test maupun swab test untuk tetap menjaga kesehatan.

Wakil Bupati Johannes Rettob, Selasa (2/6) menyampaikan, bagi warga yang telah dinyatakan positif Covid-19, tidak perlu khawatir. Ia berharap agar pasien positif Covid-19 tetap mementingkan kesehatan dan tidak perlu stres.

“Karena Covid-19 ini memang bisa dikatakan juga tersebar di mana saja. Dan siapa saja bisa kena. Yang penting adalah bagaimana kita menjaga kesehatan kita,” ujarnya.

Wabup John Rettob menyebut, Covid-19 bukanlah penyakit yang menimbulkan malu. Sehingga terdampak Covid-19 diharapkannya bisa bersabar dan berbesar hati serta tetap mengupayakan kesembuhan.

Disisi lain ia menegaskan agar warga yang bertetangga dengan pasien positif Covid-19 untuk tidak menstigmatisasi pasien positif Covid-19 secara berlebihan.

“Orang yang terdampak Covid-19 tidak boleh dijauhi orangnya. Yang perlu dijauhi adalah penyakitnya itu dengan menjaga pola-pola kesehatan. Karena ini bukan sesuatu yang malu, dan bukan aib,” tutupnya.(dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *