oleh

Total 127 Pasien Sudah Sembuh

TIMIKA – Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 kembali menyampaikan situasi Covid-19 di Kabupaten Mimika hingga Senin (8/6) kemarin. Dimana jumlah pasien sembuh sudah mencapai 127 orang namun kasus terkonfirmasi positif juga bertambah 10 sehingga totalnya 301 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Reynold Ubra kepada wartawan melalui video conference yang difasilitasi Diskominfo Kabupaten Mimika, Senin (8/6) mengatakan bahwa 10 kasus baru itu 8 diantaranya dilaporkan dari RS Tembagapura dan 2 dari RSUD Mimika. Sementara 10 pasien sembuh seluruhnya dari RS Tembagapura.

Dengan bertambahnya 10 kasus atau pasien yang dinyatakan sembuh, maka secara kumulatif pasien sembuh sebanyak 127 orang. “Tentunya kami sampaikan banyak terima kasih kepada tim medis RS Tembagapura sehingga pasien sembuh bertambah. Begitu juga RSUD kami yakin ada tambahan dalam beberapa hari kedepan,” terangnya.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus turun dimana sampai kemarin tersisa 9 orang. Sebab 16 orang PDP yang selama ini menjalani perawatan di RS Mitra Masyarakat sudah dinyatakan sehat dan selesai masa isolasi. Demikian pula dengan 4 ODP yang dinyatakan sehat sehingga totalnya sekarang sebanyak 277 orang. 17 ODP juga selesai masa isolasi namun ada lagi penambahan 7 OTG baru sehingga jumlahnya mencapai 839 orang.

Reynold juga mengungkapkan bahwa secara keseluruhan spesimen yang sudah dirujuk sebanyak 1.773. Kemarin ada tambahan 20 spesimen yang dirujuk ke Jayapura. Dari 1.773 spesimen itu 301 dinyatakan positif dan 1.237 negatif. “Di hari ini yang masih tunggu hasil pemeriksaan 235 dan spesimen ada di Jayapura,” terangnya.

Meskipun trend kasus cenderung mulai menurun, namun menurut Reynold bukan berarti puncak pandemi Covidp19 di Mimika sudah dilalui. Dari penemuan selama in idealnya sehari bisa mencapai 50 kasus. Namun dengan kendala pemeriksaan yang masih terlambat maka hasilnya pun tidak bisa diketahui lebih cepat. “Penemuan kasus cepat tapi terkendala di pemeriksaan. Hanya ada satu mesin PCR di Kuala Kencana. Mesin PCR di RSUD Mimika masih menunggu teknisi karena ada gangguan teknis sehingga berdampak pada kecepatan pemeriksaan yang masih delay,” terang Reynold. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *