oleh

Kamp Pekerja Terbakar, Uang Rp 50 Juta Ikut Hangus

TIMIKA – Sebuah kebakaran melanda satu bangunan yang terkonfirmasi adalah kamp tempat sejumlah pekerja bangunan tinggal. Kamp yang terletak di antara Kantor SAR Timika dan Kantor Karantina Pertanian tersebut, terbakar pada Selasa (9/6) siang.

Menurut informasi dari sejumlah warga sekitar, kamp tersebut ditinggali sejumlah laki-laki yang bekerja sebagai kuli bangunan. Saat kebakaran berlangsung, para pekerja sedang tidak berada di tempat.

Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIT siang. Dan sejam kemudian, barulah api berhasil dijinakkan setelah personel Damkar Timika, menerjunkan sekitar empat armada mobil pemadam kebakaran.

UANG- Personel Polsek Miru menunjukkan sejumlah uang kertas pecahan Rp 100 ribu yang ikut terbakar.

Menurut Kasubbid Pencegahan Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mimika, Daniel Womsiwor mengatakan, saat menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan semua tim yang ada. Namun ia menilai bangunan yang berdasar material kayu tersebut lebih cepat terbakar.

“Kami terjunkan sekitar lima armada. Kami sempat terkendala karena selang air kami sempat tidak berfungsi,” ujarnya.

Dari sejumlah personel Polsek Mimika Baru yang ada di lapangan, Radar Timika menerima informasi bahwa ditemukan tumpukan uang Rp 100 ribu yang ikut terbakar. Jumlahnya diperkirakan mencapai Rp 50 Juta. Namun sampai berita ini diketik sore kemarin, belum diketahui asal usul penyebab kebakaran.

“Masih akan ada olah TKP,” ujar salah satu personel Polsek Miru.

Pemilik kamp ini diketahui bernama Supardi. Namun karena masih sibuk mengurusi puing-puing bangunan yang terbakar, ia tidak memberikan penjelasan lebih jauh.

Tetapi, sejumlah tetangga lain menerangkan, para penghuni rumah juga berencana untuk mengikuti rapid test karena hendak pulang kampung. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *