oleh

Pemerintah Diminta Samakan Kebijakan Pemeriksaan Kesehatan Calon Penumpang Pesawat

TIMIKA – Pemerintah diminta untuk menyelaraskan atau menyamakan kebijakannya tentang calon penumpang pesawat menuju Timika yang berbeda dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama tentang tes Covid untuk memenuhi persyaratan perjalanan.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Mimika, Nurman Karupukaro, Rabu (10/6). Nurman menyoroti hal ini karena dinilainya terlalu membebani warga yang ingin kembali ke Mimika maupun yang akan pergi ke luar daerah.

Pemerintah Kabupaten Mimika kata Nurman, diminta untuk mengkoreksi atau mengkaji ulang kebijakannya yang mengharuskan calon penumpang pesawat menuju Timika mengantongi hasil tes swab negatif Covid-19, sementara pemerintah pusat melalui Juru Bicara Tim Gugus hanya mengharuskan calon penumpang mengantongi hasil negatif atau non-reaktif rapid test.

Kedepan menurutnya penerapan prokoler kesehatan yang ketat oleh penumpang dinilainya cukup sebagai persyaratan keberangkatan dan ditambah kapasitas tempat duduk dalam pesawat yang ditempati hanya 50 persen.

“Protokoler kesehatan yang ketat untuk calon penumpang yang akan menggunakan maskapai penerbangan saja saya rasa sudah cukup. Karena kalau aturannya terlalu panjang, dan biaya tinggi, akan membebani masyarakat,” ujar Nurman.

Lagi katanya, ia menyarankan pemerintah khususnya melalui Dinas Perhubungan untuk mempercayakan pihak maskapai mengatur persyaratan calon penumpang sehingga kepentingan warga menjadi lebih mudah.

Nurman menambahkan, seharusnya pembiayaan baik rapid test maupun tes swab digratiskan bagi warga karena penanggulangan Covid-19 adalah tanggung jawab pemerintah sebagai pemegang anggaran, sedangkan masyarakat pada umumnya sementara terhimpit secara ekonomi sehingga tidak perlu ditambah bebannya dengan membiayai tes Covid secara mandiri.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *