oleh

313 Kepala Keluarga di Kaugapu dapat BLT

TIMIKA – Pemerintah Kampung (Pemkam) Kaugapu, Distrik Mimika Timur (Miktim) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Sembako bagi masyarakat di wilayah tersebut. Proses penyaluran turut dihadiri Kepala Distrik Miktim, Marikke Warinussy serta dihadiri masyarakat serta aparat kampung di Kaugapu, Kamis (11/6).

Kadistrik Marikke kepada masyarakat sebelum pelaksanaan pembagian BLT menekan agar BLT yang disalurkan tersebut betul-betul digunakan dengan baik.

“Bantuan yang ada ini sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat ditengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Maka dari itu bantuan ini baik uang tunai maupun Bama (Bahan Makanan) yang ada harus digunakan dengan baik,” pesan Kadistrik Miktim, Marikke Warinussy.

Sementara Bendahara Kampung Kaugapu, Markus Paereng menuturkan bantuan tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2020.

Lanjut dia, untuk di wilayah Distrik Miktim, Kampung Kaugapu yang paling kecil untuk penyaluran Dana Desa. Berbeda dengan kampung lainnya yang jumlahnya lebih besar dari mereka. Penyaluran DD di Kampung Kaugapu sendiri dilakukan dalam beberapa tahap. Dimana tahap pertama disalurkan 40 persen dengan total Rp 400 juta.

Hanya saja dari 40 persen anggaran DD dicairkan lagi melalui tiga tahap, yang mana tahap pertama 15 persen dengan total Rp 150 juta, tahap kedua dengan jumlah yang sama 15 persen. Sementara tahap ketiga Rp 100 juta.

“Dari 40 persen DD ini yang sudah dicarikan sekarang baru 15 persen, dengan jumlah uangnya Rp 150.158.000, sementara untuk tahap kedua dan ketiga dari dana 40 persen ini belum dicairkan,” tuturnya.

“Untuk penyaluran DD di wilayah Distrik Mimika Timur ini, kami yang paling kecil kalau dibandingkan dengan kampung -kampung lainnya. Maka untuk penyaluran BLT ini kami sesuaikan dengan anggaran kami. Kami tidak bisa ikut kampung-kampung lain atau peraturan dari kementerian bahwa per KK itu harus terima Rp 600 ribu. Karena kami punya plafon dana hanya Rp 150 juta untuk tahap pertama, apalagi kami punya jumlah KK begitu banyak,” imbuh dia.

Ia mengungkapkan, total KK di Kampung Kaugapu mencapai 416 KK. Dengan rincian yang mendapat bantuan dari Kementerian Sosial melalui program BTS 23 KK yang mendapat bantuan PKH 100 KK, sementara yang menerima BLT dari anggaran DD sebanyak 313 KK.

Sehingga lanjutnya, dari jumlah Rp 150.158.000 tersebut digunakan untuk penyaluran BLT sebanyak Rp 110 juta. Sedangkan Rp 40 juta lainnya digunakan untuk pengadaan alat-alat untuk penanganan Covid-19, serta untuk honorer relawan Covid-19 di Kampung Kaugapu.

“Jadi untuk kami di Kampung Kaugapu ini yang mendapatkan BLT dari DD sebanyak 313 KK, dengan alokasi dana per KK Rp 350 ribu. Jumlah ini kami sesuai dengan dana yang ada, yakni Rp 110 juta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selain BLT, pihaknya juga turut menyalurkan Sembako kepada masyarakat dengan total mencapai 5 ton. Sementara untuk bantuan anggaran dari Alokasi Dana Desa (ADD) total Rp 74 juta.

“Jadi kami di sini selain menyalurkan BLT, kami juga salurkan Sembako bagi masyarakat,” tukasnya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *