oleh

Tempat Ibadah Diharap Terapkan Protokol Kesehatan

TIMIKA – Sempat ditutup selama beberapa bulan, tempat ibadah kini sudah diperbolehkan menggelar kegiatan peribadahan sejak diterapkannya pra new normal. Namun setiap tempat ibadah diharap bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Untuk mensosialisasikan penerapan pra new normal, Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika mengundang tokoh agama yang terhimpun dalam Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB) pada Kamis (11/6) lalu.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Mimika, Reynold Ubra mengapresiasi para tokoh agama yang secara mandiri dan dengan inisiatif sendiri telah melakukan persiapan pra new normal dengan memperhatikan protokol kesehatan. Yakni dengan menyediakan tempat cuci tangan, mengatur jarak dan posisi umat ketika beribadah. Termasuk menggunakan masker saat pelaksanaan ibadah.

Tim Gugus sudah mengunjungi beberapa tempat ibadah dan fasilitas umum. Tim Gugus mengapresiasi karena rumah ibadah sudah melakukan pengaturan untuk penerapan protokol kesehatan.

“Kami sangat berharap agar umat tetap patuhi apa yang sudah dianjurkan oleh lembaga agama,” terangnya.

Dalam pertemuan itu, salah satu tokoh agama menanyakan apakah memang pra new normal sudah layak dilakukan termasuk untuk pelaksanaan kegiatan beribadah yang melibatkan banyak umat. Reynold menjawab bahwa situasi Covid-19 di Mimika mulai menunjukkan kemajuan. Meski kasus masih bertambah tapi sudah mulai menurun.

Itu kata Reynold bisa terlihat dari indeks reproduksi. Jika pada beberapa minggu lalu angka reproduksi satu orang bisa menularkan ke 5 orang, tapi dengan pembatasan sosial seperti bekerja dari rumah, belajar dari rumah serta ibadah dari rumah mampu menekan penularan kasus. Sehingga sekarang angka reproduksi satu kasus menularkan ke 2 orang.

Di dalam pertemuan itu tokoh agama juga meminta bantuan dari tim gugus tugas agar bisa menyediakan fasilitas cuci tangan di tempat ibadah. Sebab tidak semua tempat ibadah bisa secara mandiri menyediakan.

“Banyak masukan dari tokoh agama untuk ditindaklanjuti oleh tim gugus tugas,” tandasnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *