oleh

Sehari, 60 Calon Penumpang Batal Berangkat

TIMIKA – Sebanyak 60 calon penumpang terpaksa menunda keberangkatan karena hasil pemeriksaan cepat antibodi atau rapid test menunjukkan hasil reaktif. Sehingga 60 orang dari 408 orang yang melakukan pemeriksaan pada Sabtu (14/6) lalu harus menjalani isolasi mandiri.

Permohonan surat izin keluar masuk (SIKM) dalam beberapa hari terakhir terus meningkat karena maskapai sudah melayani penerbangan dari dan ke Timika. Sudah seribu lebih warga Mimika yang akan dan sudah melakukan perjalanan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan ketika menggelar jumpa pers melalui video conference, Sabtu (13/6) lalu mengatakan, jumlah calon penumpang yang dinyatakan positif antibodi atau reaktif terjadi penambahan. Sebelumnya dari beberapa kali pemeriksaan sudah ditemukan 20 orang.

Pemeriksaan dilakukan di empat Puskesmas yang ditunjuk Dinas Kesehatan Mimika. Sebenarnya ada 9 Puskesmas yang ditunjuk dan berhak mengeluarkan hasil pemeriksaan rapid test untuk kebutuhan perjalanan.

Reynold mengatakan, dari 60 orang ini harus dipastikan mereka melakukan isolasi mandiri selama 10 sampai 14 hari. Disaat menjalani isolasi mandiri maka disaat yang bersamaan tim kesehatan melakukan tracing contact.

“Sesuai protokol kesehatan, mereka kita minta isolasi mandiri di rumah. Tetap gunakan masker dan menghindari menggunakan perabot rumah yang dipakai secara bersama. Yang terpenting jaga imunitas,” tegasnya.

Ia berharap bila ada warga terutama para calon penumpang yang terpaksa batal berangkat karena rapid test positif kemudian mengalami gejala seperti sesak nafas diharap bisa menghubungi PSC 119. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *