oleh

Kampung Bintang Lima Serahkan BLT Kepada 163 KK

TIMIKA – Sebanyak 163 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Bintang Lima, yang terdiri dari 15 RT mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah, Jumat (12/6) lalu. Melalui bantuan ini masing-masing KK mendapatkan Rp 600 ribu.

Penyerahan BLT Desa ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.07/2020 Tentang Perubahan Kedua atas PMK 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa.

163 KK ini merupakan keluarga miskin atau tidak mampu di Kampung Bintang Lima yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PHK), Kartu Sembako dan penerima bantuan tunai lainnya dari pemerintah.

“Dari masing-masing RT itu ada 10 KK dan ada juga yang lebih dari 10 KK yang kita anggap layak untuk menerima BLT. Mereka ini memang tidak menerima bantuan yang disalurkan di BRI itu (PHK) jadi kita pilih mereka karena mereka memang keluarga tidak mampu,” kata Kepala Kampung Bintang Lima, Nael Yanengga saat ditemui di Jalan Yos Sudarso, Senin (15/6).

Nael menjelaskan, keluarga yang mendapat BLT Desa yang nantinya akan dibagi pada 3 tahap ini, merupakan keluarga yang memang tidak memiliki pekerjaan tetap seperti petani. Sehingga ia bersama perangkat desa lainnya memutuskan untuk mengutamakan warga-warga ini agar pembagian bantuan di Kampung Bintang Lima ini bisa merata. Semua warga bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah baik bantuan BLT yang dibagikan melalui kampung maupun bantuan tunai lainnya dari PHK yang disalurkan melalui BRI.

“Tahap pertama ini 163 KK, nantinya untuk tahap berikutnya kita belum tahu berapa nanti kita informasikan melalui RT dan akan kita tempel di Balai Kampung, supaya warga yang merasa belum menerima bantuan bisa melihatnya dan kita akan usahakan supaya semua dapat,” katanya.

Ia pun berharap BLT yang telah diberikan dan juga bantuan Sembako Jaringan Pengaman Sosial (JPS) yang juga telah disalurkan pada hari Minggu (14/6) kemarin kepada 163 KK, diharapkan bisa bermanfaat bagi para penerima.

“Pemerintah kasih kita bantuan supaya kita mengurangi kegiatan kumpul-kumpul dulu, karena Covid-19. Pergi ke kebun langsung pulang ke rumah dan gunakan uang yang diberikan untuk kebutuhan mendesak keluarga, jangan untuk yang lainnya,” tutupnya.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *