oleh

Lemasko: Kasus Tadius Tak Boleh Terulang Lagi

TIMIKA – Ketua Lemasko Gregorius Okuware menyatakan agar kasus yang menimpa Tadius Akimuri jadi kasus yang terakhir dialami masyarakat Kamoro. Ia menyatakan jika masih ada kejadian serupa berulang, pihaknya tidak akan menerima.

Sebelum menyatakan itu, Gregorius Okuware kepada masyarakat yang hadir di rumah duka menjelaskan hasil pertemuan yang dimediasi Polres Mimika. Dimana, keluarga menuntut denda sebesar Rp 1 miliar di luar pembiayaan peringatan duka pada hari ketujuh, 40 dan 100.

Ia juga menyampaikan, keluarga pelaku sudah memberikan pernyataan maaf kepada keluarga korban. Dimana keluarga pelaku menyatakan hal tersebut tidak diinginkan terjadi. “Sangat disesalkan,” katanya menirukan perwakilan keluarga pelaku.

Gerry, sapaan akrab Gregorius juga memastikan, hari ini akan digelar lagi pertemuan antara pihak korban dan keluarga pelaku untuk menandatangani kesepakatan. Salah satu poin utamanya ialah agar tidak ada kejadian serupa yang khususnya menimpa masyarakat Suku Kamoro.

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju yang mewakili Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata menyampaikan masyarakat harus mengikuti apa yang disampaikan oleh para tokoh yang menangani perkara dan tidak ada aksi-aksi diluar ini. “Saya harap terhadap masalah ini kita percayakan kepada para tokoh. Biar mereka tangani dan kita harus percaya,” katanya.

Ia hanya berharap, masyarakat tetap bisa menjaga situasi Kamtibmas sehingga apa yang menjadi luapan masih dapat terkontrol. “Hal-hal kedepan, seperti yang sudah disampaikan, kita juga upayakan agar tidak kejadian lagi kasus ini. Meskipun yang namanya manusia bisa saja terjadi. Tapi harapan kita kejadian menyakitkan ini tidak boleh kejadian lagi. Karena nyawa adalah hal yang berharga,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *